BORNEONEWS, Kuala Kurun- Mencari emas dengan peralatan tradisional atau dengan mendulang emas masih dilakukan sebagian masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Seperti yang dilakukan, Alis (40) salah seorang warga Kuala Kurun ibu kota Kabupaten Gunung Mas. "Untuk mencari emas, saya hanya menggunakan dulang (alat mencari emas yang terbuat dari kayu yang berbentuk seperti nampan)," ujar Alis saat ditemui Borneonews di sela-sela bekerja mendulang emas di parit sekitar Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (22/4/2017).
Menurut dia, hasil yang diperoleh dari mendulang emas memang tidak terlalu banyak. Untuk satu hari atau setiap kali berangkat mendulang emas, dirinya hanya mendapat emas dengan berat 2 miligram. Sementara harga emas saat ini sekitar Rp450 ribu per gram. "Bila mendapat emas 2 miligram, hargannya hanya Rp90 ribu," terang dia.
Menurut Alis, mendulang emas tidak bisa dilakukan setiap saat. Pasalnya mendulang emas memerlukan air. "Bila musim kering dan tidak ada air, maka tidak bisa mendulang emas," pungkasnya. (EPRA SENTOSA/B-8).
Mendulang Emas Masih Dilakukan Masyarakat Gunung Mas
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Masyarakat Prihatin dengan Kondisi Hotel Gunung Mas
Masyarakat Sambut Baik Rencana Rehap Hotel Gunung Mas
Program Pemberdayaan Masyarakat Harus Jadi Perhatian Serius Pemkab Gunung Mas
Masyarakat Berharap Harga Ayam Ras di Gunung Mas Turun
PDAM Gunung Mas Dapat 500 Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Bupati Gunung Mas Ingatkan Masyarakat Waspadai Musim Hujan
Komentar (0)
Memuat komentar…

