BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pasca terjadinya penyegelan di SDN 3 Puruk Cahu Seberang yang berada di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Puruk Cahu beberapa waktu lalu, tampak aktivitas belajar mengajar masih berjalan seperti biasa.
Dari pantauan Borneonews di sekolah tersebut pada Selasa (9/5/2017), tampak aktivitas para murid dan guru masih berlangsung. Sedangkan gedung disegel oleh Tasmi Rudiannor yang mengaku sebagai pemilik tanah.
Kepala SDN Puruk Cahu Seberang, Rukmiati mengatakan akibat terjadinya penyegelan itu pihak sekolah terpaksa harus memberlakukan belajar bergilir dari kelas 1 sampai kelas 5.
"Minggu lalu kami melaksanakan ujian sekolah juga memakai ruangan yang berada disebelah gedung yang disegel. Pada saat ujian sekolah memang hanya kelas 6 yang turun, sedangkan kelas 1 sampai 5 kami liburkan," ungkap Rukmiati saat ditemui Borneonews di kantornya, Selasa (9/5/2017).
Sebelumnya, seperti sering diberitakan, penyegelan tanah di sekolah tersebut karena pemilik tanah menuntut ganti rugi lahan dari pemerintah. Namun, Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan menolak memberikan ganti rugi tersebut.(SUPRIADI/B-8)
Meski Sekolah Disegel, Aktivitas di SDN 3 Puruk Cahu Seberang Tetap Berjalan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pasca Terbakar, Kepala SDN 4 Menteng Tegaskan Proses Belajar Tetap Berjalan
Warga Puruk Cahu Curhat di Facebook
Masalah Sampah Penyebab Kota Puruk Cahu Sulit Dapat Adipura
Skor Nilai Adipura Kota Puruk Cahu Alami Kenaikan
Lapak Pasar Ramadan di Puruk Cahu Mulai Kosong
Antrean Pembeli BBM di SPBU Puruk Cahu Membeludak
Komentar (0)
Memuat komentar…

