BORNEONEWS, Pulang Pisau-Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjadikan Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu dari 132 Kabupaten di Indonesia yang masuk dalam target rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMNas) Pegurangan Resiko Bencana (PRB).
Menurut Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo masuknya Kabupaten Pulang Pisau merupakan sebuah ekspektasi terlahir buat masyarakat Kabupaten Pulang Pisau dalam program-program bantuan dari pemerintah pusat dalam upaya pengurangan resiko bencana.
"Upaya PRB yang dilakukan mulai dari tahapan pencegahan, kedaruratan, sampai dengan pasca bencana seperti adanya restorasi gambut (BRG), Desa Tangguh Bencana (Destana), Program Kontigensi Banjir, dan lainnya," ujar Edy saat memimpin Apel Siaga Bencana Karhutla di Jalan Abel Gawey Pulang Pisau, Rabu (24/5/2017).
Edy juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak Polres Pulang Pisau, TNI dan seluruh elemen masyarakat dalam meminimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2016.
"Berkat dukungan, kerjasama dan terbangunnya koodinasi serta kebersamaan semua pihak, upaya penanganan dapat kita lakukan dengan cepat sehingga kejadian bencana karhutla dapat diminimalisir," katanya.(JAMES DONNY/B-8)
Pulang Pisau Masuk Daerah PRB
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pulang Pisau Masih Jadi Daerah Paling Rawan Kebakaran Hutan
Penggemar Dangdut dari Berbagai Daerah Ramaikan Pulang Pisau
USAID dan Bupati Pulang Pisau Bahas Program Lestari
Jelang Hari Jadi Pulang Pisau dan HUT RI, Setda Gelar Persiapan
Tenaga Kesehatan Berstatus ASN di Pulang Pisau Bertambah 24 Orang
Ini tang dilakukan BPBD Barito Utara Dalam Menangani Korban Bencana
Komentar (0)
Memuat komentar…

