BORNEONEWS, Palangka Raya – Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan, motif pembobolan barang milik konsumen oleh karyawan perusahaan jasa pengiman JNE ialah karena faktor ekonomi. “Motifnya karena faktor ekonomi,” kata Kapolres kepada Borneonews.co.id, Rabu (21/6/2017).
Rencananya, barang curian akan dijual dan keuntungannya dibagi. Sejauh ini, baru ada tujuh pelaku yang terlibat. Enam di antaranya sudah ditangkap, sedangkan seorang pelaku sisanya masuk daftar pencarian orang (DPO).
Enam pelaku yang sudah ditangkap pada tadi sore pukul 17.00 WIB, meliputi Muhammad Said (29), Iqbal Saifullah (32), Isprianto (22), Mahlianoor (25), Herliyadi Irawan (24), dan A Sukanda (21). Para karyawan itu mengaku ada yang sudah bekerja di JNE selama tiga tahun, dua tahun, dan paling rendah 10 bulan.
Untuk korban, baru diketahui satu orang. Yakni seorang perempuan berinisial Ru (33), warga Jalan Manjuhan, Palangka Raya. Dia melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Palangka Raya pada Rabu (14/6/2017). (BUDI YULIANTO/B-3)
Motif Pembobolan Paket Konsumen JNE Karena Ekonomi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
JNE Dibobol Karyawan Sendiri, Paket Kiriman Konsumen Diembat
Manajemen JNE Bakal Pecat Karyawan Pembobol Paket Konsumen
Marak, Pembobolan Gedung Walet
Motif Maling Motor Ternyata Sakit Hati Akibat Dipecat dari Kerjaan
Pelaku Pembobolan Berhasil Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Kosong
Begini Kronologi Pembobolan toko Telepon Seluler, sebelum Pelakunya Dibekuk Aparat Polsek Pahandut
Komentar (0)
Memuat komentar…

