BORNEONEWS, Puruk Cahu - Debit air Sungai Barito yang membelah Kabupaten Murung Raya (Mura) sejak beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan. Bahkan, akses jalan menuju tiga desa di Kecamatan Murung sudah terendam akibat luapan sungai ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, Markudius Dani menyampaikan, berdasar alat ukur ketinggian air Sungai Barito pada Jumat (11/8/2017) pagi sudah mencapai 6,35 meter. "Pada ketinggian itu biasanya jalan masuk Desa Muara Sumpoi, Juking Pajang serta Bahitom sudah terendam dan untuk rumah-rumah penduduk belum tersentuh air," ungkap Dani melalui sambungan telepon.
Dani menyampaikan, berdasarkan informasi terbaru yang diperoleh pihaknya untuk daerah hulu sungai Barito, atau tepatnya di daerah Kelurahan Tumbang Kunyi sudah ada penurunan debit sungai. Lanjut Dani, biasanya setelah ada penurunan debit sungai di daerah hulu, paling tidak satu hari setelahnya baru daerah hilir atau di Kecamatan Murung mengalami kenaikan.
"Mudah-mudahan saja hari ini atau malam nanti tidak ada hujan agar debit air cepat naik. Kami akan terus melakukan pemantauan kenaikan air, utamanya terhadap desa-desa rentan terendam," tambah Dani. (SUPRIADI/B-2)
Sungai Barito di Murung Raya Kembali Meluap, Akses Masuk Tiga Desa Terendam
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Desa Sikui Dilanda Banjir, Akses Jalan Terputus
Hujan Deras, Jalan Depan Rumah Wakil Wali Kota Laksana Sungai
Tiga Jam Hujan Guyur Kota Sampit, Banjir Kepung RSUD dr Murjani
Bupati Murung Raya: Camat Harus Berperan Aktif Awasi Dana di Desa
Sudah Tiga Kali Ganti Pimpinan, Jalan Masuk Rumah Sakit Masih Rusak
PUPR Sukamara Normalisasi Sungai di Tiga Kecamatan
Komentar (0)
Memuat komentar…

