BORNEONEWS, Sampit - Mam (32) terdakwa kasus pencurian ini menyebut berhasil mengangkut empat karung sawit milik perusahaan yang ditampung di tempat penampungan.
Terdakwa tidak pernah kapok berurusan dengan hukum. Dulu dia terjerat kasus pencurian motor dan kini kembali berulah mencuri sawit milik sebuah perusahaan. Alasannya butuh uang buat biaya berobat anaknya.
"Itu perbuatan kedua yang saya lakukan. Saya terpaksa karena anak sakit dan tidak ada biaya untuk berobatnya di rumah sakit," kata terdakwa kepada hakim yang diketuai Muslim Setiawan dan JPU Kejari Kotim, Bruriyanto Sukahar, Senin (18/9/2017).
Mambabak melakukan perbuatannya pada Selasa (30/5/2017) di Blok B8 Devisi 2, Estate Sapiri, PT BAT Desa Tumbang Tilap, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotim
Terdakwa mencuri buah sawit brondolan dengan memasukannya ke karung dengan sepeda motor Honda Supra dia membawa hasil kejahatannya itu, namun belum sempat menjual sawitnya ia keburu diamankan.
Akibat perbuatannya itu warga asal Desa Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu itu dilaporkan. Dalam kasusnya ini dia didakwa Pasal 107 huruf d UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan junto Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP atau Pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP. (NACO/B-6)
Residivis Ini Curi 4 Karung Sawit di PT BAT
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gara-gara 70 Jenjang Sawit, Rendi Berurusan dengan Hukum
Pria Ini Ditangkap Satpam saat Memanen Sawit
Panen Sawit Perusahaan, Bud Diringkus Polisi
Polisi Amankan Empat Sekawan Pencuri Sawit
Polsek Balai Riam Amankan Lima Tersangka Pencurian Sawit
Saksi Kasus Pencurian Sawit Ini Serang Jaksa Saat Sidang di Pengadilan Negeri Sampit
Komentar (0)
Memuat komentar…

