BORNEONEWS, Palangka Raya - Rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya yang berkunjung ke Universitas Islam Negeri Malang Maulana Malik Ibrahim, datang untuk mengetahui pengelolaan menejemen aset yang terdapat di daerah malang, bahkan rombongan disambut langsung oleh Rektor UIN, Profesor Abdul Haris bersama pejabat UIN lainnya.
"Kunjungan kita ada di enam lokasi, salah satunya di UIN ini. Kami ingin mengetahui lebih jauh bagaimana pengelolaan aset di sini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan yang menjadi pimpinan rombongan.
Sementara itu menurut Prof Abdul Haris, pengelolaan aset UIN sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Pemkot Palangka Raya, hanya saja pengelolaannya terpusat di Kementerian Agama, karena memang basisnya keagamaan.
"Pengelolaan aset UIN dilakukan secara terpusat di Kemenag tetapi kalau di pemerintahan, tetap ada kesamaan dengan pemerintahan yang lain," jelasnya.
Menurutnya, seperti tanah harus memiliki sertifikat, segala barang saran dan prasaranan harus ada suratnya, sehingga semua orang bisa melihat. "Yang paling penting adalah ini milik negara, karena itu berarti milik semua rakyat," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-8)
Pengelolaan Aset UIN Terpusat di Kemenag
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Palangka Raya Inginkan Kerja Sama Penyediaan SDM dari UIN
Walikota Doakan IAIN Segera Berubah Status Menjadi UIN Palangka Raya
Maksimalkan Pengelolaan Aset, Pejabat Kunjungi Enam Instansi
Pemko Palangka Raya Contoh Pengelolaan Aset Tanah di Surabaya
Pemko Palangka Raya Pelajari Pengelolaan Aset di Pemkab Malang
Mahasiswa Syariah IAIN Gelar ‘Ngaji Sosmed' Tolak Bala Hoax
Komentar (0)
Memuat komentar…

