BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sukardi (36), warga Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Provinsi Kalteng, tewas terpanggang di dalam rumahnya, Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapolsek Rungan Ipda Marolop Purba mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Ardiansyah Daulay menyampaikan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Ketika itu, saksi sedang tidur di dalam rumahnya dan mendengar suara reruntuhan bangunan atap rumah yang terbuat dari seng.
Kemudian, saksi keluar rumah mencari asal suara dan melihat kobaran api dari rumah yang ditempati oleh Sukardi dan kakaknya Remie yang sama-sama mengalami gangguan kejiwaan dari tahun 2000 sampai saat ini.
"Saat itu saksi mencoba untuk meminta pertolongan dengan warga sekitar. Akan tetapi, api sudah membakar habis rumah panggung yang terbuat dari kayu sehingga korban Sukardi tidak sempat diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia dengan keadaan terbakar," terang Purba melalui pesan Whats App, Minggu (26/11/2017).
Namun pada saat terjadinya kebakaran tersebut, kakak korban yang bernama Remie tidak berada di rumah. Dugaan asal usul api belum jelas.Namun kemungkinan api berasal dari dapur rumah yang ditempati oleh korban Sukardi dan Remie.
Menurut keluarga dan masyarakat, lanjut Purba, Remie dan korban Sukardi sudah lama tinggal di rumah tersebut. Kakak beradik itu ditempatkan di rumah tersebut oleh pihak keluarga, karena mengalami gangguan jiwa yang cukup lama yaitu sekitar 3 tahun. "Saudari Remie pernah dirawat di rumah sakit jiwa oleh pihak keluarga," terang dia. (EPRA SENTOSA/B-2)
Warga Gunung Mas Tewas Terpanggang di Dalam Rumah
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tidak Semua Warga Taluk Dalam Rumahnya Ditata Ulang Oleh Pemkab Kotawaringin Timur
Rumah di Jalan Hiu Putih Ludes Terbakar
Rumah Diduga Sengaja Dibakar Pemiliknya Karena Pengaruh Sabu
BD Diduga Dibakar Rumahnya Akibat Pengaruh Sabu
Membakar Rumah Sendiri Akibat Pengaruh Sabu, BD Akan Direhabilitasi
Dua Rumah di Palangka Raya Ludes Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…

