BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat segera turun tangan dengan membentuk tim untuk mengatasi permasalahan elpiji subsidi 3 kilogram yang saat ini harganya melambung tinggi.
"Harga elpiji subsidi yang biasanya Rp18-Rp22 ribu per tabung kini naik mencapai Rp35-Rp40 ribu per tabung, tentu ini sangat membebankan masyarakat dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini," kata Rudianur, Rabu (27/12/2017).
Pemkab Kotim, menurut Rudianur, jangan diam dengan melihat begitu saja kondisi seperti sekarang ini, ia yakin masalah ini terjadi karena ada permainan oknum tertentu untuk mengambil keuntungan besar, hal semacam ini sangat tidak sejalan dengan program pemerintah.
"Dulu pemerintah meminta masyarakat beralih dari minyak tanah ke gas, sekarang harga elpiji seperti ini untuk masyarakat kelas bawah jelas tidak sanggup membelinya," ucap politisi Golkar tersebuit.
Rudianur ingin Pemkab Kotim mengecek benar-benar berapa pangkalan membeli elpiji dari agen. Bilama harga itu dijual mahal artinya yang bermain selama ini agen. "Bilamana sebaliknya agen menjual dengan harga tetap, ini pangkalan yang bermain," tegasnya.
Baik agen maupun pangkalan yang nantinya terbukti bermain dengan elpiji subsidi Rudianur mendukung agar ditindak tegas. "Kami juga mendukung jika aparat turun tangan mengecek di lapangan kalau saja masalah elpiji ini sengaja dipermainkan selama ini," tutupnya.
Naiknya harga elpiji sudah terjadi sekitar sebulan lalu, sejumlah masyarakat mengeluhkan kondisi ini, akan tetapi sampai kini belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini bahkan masyarakat yang merasa tidak sanggup membeli elpiji terpaksa berpindah ke kayu bakar. (NACO/B-5)
Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Bentuk Tim Atasi Mahalnya Harga Elpiji
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Elpiji 3 Kg di Kasongan Masih Dijual Mahal
Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Tidak Tutup Mata Soal Serangan Buaya
Polisi Sita Ulin Ilegal dari Dua Tersangka Selain Elpiji Subsidi
Warga Kasongan Duga Ada Permainan Penyaluran Elpiji 3 Kg
Ini Alasan Pemkab Kotawaringin Timur Ubah Jam Kerja ASN
Pemkab Kotawaringin Timur Kembali akan Lakukan Pelantikan Pejabat
Komentar (0)
Memuat komentar…

