DPRD Kotim Dukung Pengembangan Bandara H Asan Sampit
DPRD Kotawaringin Timur mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit setelah Airbus A320 Super Air Jet beroperasi pada rute Jakarta-Sampit-Jakarta.
DPRD Kotawaringin Timur mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit setelah Airbus A320 Super Air Jet beroperasi pada rute Jakarta-Sampit-Jakarta.
Atraksi budaya itu ditampilkan dalam resepsi pernikahan pasangan Serli Marselina dan Rizky Ramadani yang digelar di Jalan Ir H Juanda, Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), beberapa waktu lalu.
Wisatawan asing tersebut tertarik datang karena ingin menikmati langsung keindahan alam yang masih alami di Pulau Hanibung. Salah satu daya tarik utama kawasan itu adalah keberadaan burung enggang, satwa khas Kalimantan yang menjadi incaran para pencinta wisata alam.
Disbudpar juga menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim untuk membahas perlindungan bagi pelaku industri kreatif, terutama terkait risiko kecelakaan kerja saat menjalankan aktivitas di lapangan.
peningkatan infrastruktur bandara menjadi kebutuhan penting setelah mulai beroperasinya pesawat Airbus A320 milik Super Air Jet yang melayani rute Sampit-Jakarta pulang pergi.
"Dari sisi safety dan security yang memang menjadi perhatian kami sebagai regulator, saya titip kepada Bupati dan Forkopimda, kalau bisa runway diperpanjang. Minimal 2.250 meter itu sudah ideal untuk Airbus A320,"
Ferdinan juga memberikan apresiasi atas respons cepat Pemkab Kotim dalam menangani persoalan obstacle yang sebelumnya menjadi perhatian regulator penerbangan.
"Saat ini masih proses kelengkapan dokumen untuk proses lelang. Mungkin akhir-akhir Juni sudah mulai proses lelang. Proses lelang itu kan kurang lebih 30 sampai 42 hari,"
"Kalau pemeliharaan masih tetap kayu, tetapi diganti total kayu ulinnya. Mudah-mudahan bisa bertahan sampai nanti kita bangun yang permanen,"
"Insyaallah dengan pemeliharaan total lebih dari satu tahun tahan. Intinya sampai nanti kita hasil kajian, kemudian dilanjutkan dengan DED atau perencanaan teknis, hingga jembatan permanennya siap dibangun, saya rasa masih aman,"
"Jadi, kita cukup pegang satu tiket dari Sampit mau ke Palembang, dari Sampit mau ke Kualanamu, Sumatera semua bisa. Jadi, kami bekerja sama juga dengan Batik dan Lion Air. Jadi, dengan satu tiket itu konek semuanya,"
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran. Kemarin kami rapat terkait penebangan pohon yang menjadi obstacle dan sudah ditindaklanjuti. Kalau masih ada yang tersisa, mohon terus diantisipasi karena ini penting untuk keselamatan penerbangan,"
"Saya melihat potensi yang ada di sini adalah umrah. Jadi, nanti kalau dengan Super Air Jet bisa dikoneksikan penerbangannya dengan menggunakan Lion Group,"
ia berharap pemerintah daerah dapat terus meningkatkan dukungan yang menjadi kewenangannya, terutama dalam penyediaan sarana transportasi udara bagi jemaah haji asal Kotim.
Pesawat Airbus A320 Super Air Jet untuk pertama kalinya mendarat di Bandara H Asan Sampit, menjadi sejarah baru transportasi udara di Kotim.
Rombongan pertama yang tiba berjumlah sekitar 113 orang. Sementara jemaah lainnya akan dipulangkan melalui penerbangan berikutnya.
"Ketika harga turun drastis, tentu masyarakat menjadi cemas. Kondisi itu sempat memunculkan kekhawatiran yang cukup besar di kalangan petani sawit mandiri,"
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari MD-AHK Kotim. Ketua MD-AHK Kotim, Betly, mengusulkan agar pelaksanaan Tiwah dapat dipusatkan di kawasan Kaharingan Center yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Km 2,7 Sampit.
Jumlah relawan tersebut bertambah setelah Disdamkarmat membentuk 72 anggota Redkar baru, masing-masing 32 orang di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan 40 orang di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
"Kita sudah perintahkan BUMD Kotim untuk berkomunikasi dengan BUMD Brebes. Harapannya bawang merah bisa dikirim langsung dari sana ke Sampit sehingga harga di pasar dapat lebih terkendali,"