DPRD Palangka Raya Minta Pengawasan ODOL Diperketat untuk Lindungi Jalan dan Jembatan
DPRD Palangka Raya meminta pengawasan kendaraan ODOL diperketat agar tidak mempercepat kerusakan jalan dan jembatan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Koresponden
DPRD Palangka Raya meminta pengawasan kendaraan ODOL diperketat agar tidak mempercepat kerusakan jalan dan jembatan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., mengungkap angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan narkotika bukan lagi sekadar persoalan kriminalitas, tetapi telah menjadi ancaman global yang melibatkan jaringan kejahatan lintas negara.
Berdasarkan data Laboratorium Narkotika BNN periode 2025 hingga 12 Agustus 2026, sebanyak 1.716 dari 1.745 sampel cairan vape atau 98,3 persen terbukti positif mengandung narkotika atau New Psychoactive Substances (NPS).
Menurut Suyudi, perkembangan narkotika modern justru menunjukkan kecenderungan pada bentuk cair. Sejumlah jenis narkotika dan zat yang disalahgunakan beredar dalam bentuk cair sehingga membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat maupun aparat penegak hukum.
DPRD Kota Palangka Raya membawa berbagai aspirasi tersebut ke tingkat pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian dan dukungan melalui program maupun kebijakan yang dapat membantu daerah.
Pembangunan infrastruktur memang menjadi kebutuhan penting, namun tidak boleh membuat persoalan keselamatan warga terabaikan. Berbagai persoalan di lapangan harus disampaikan secara utuh kepada pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih konkret.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pengembangan potensi atlet daerah.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi keselamatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga pengembangan potensi atlet daerah.
Rana mengatakan kemampuan APBD Kota Palangka Raya masih terbatas, sementara aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang harus ditangani pemerintah daerah terus bertambah.
Juru Bicara Pemko Palangka Raya, Jesica Maria Fernanda, mengatakan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini telah mempersiapkan fasilitas berupa ruangan pelayanan oksigen di sejumlah puskesmas sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi dampak gangguan kualitas udara.
Ketua Bapemperda DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan secara langsung kondisi Karhutla di daerah sekaligus mendorong dukungan pemerintah pusat.
Penanganan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi harus diperkuat melalui edukasi, rehabilitasi, pengawasan lingkungan, serta keterlibatan masyarakat.
Suyudi mendorong adanya regulasi melalui Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan vape.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah etomidate, zat yang dikenal memiliki penggunaan di bidang medis dan memerlukan pengawasan dalam penggunaannya.
Kondisi asap yang muncul akibat karhutla perlu diantisipasi dan ditangani secara serius karena dapat berdampak langsung terhadap kesehatan serta aktivitas masyarakat.
Agustiar menegaskan, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum oleh BNN maupun kepolisian. Menurutnya, seluruh pihak harus mengambil peran sesuai bidang masing-masing.
Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.
Berdasarkan Berita Acara Serah Terima Hibah, aset yang diserahkan berupa sebidang tanah seluas 41.858 meter persegi yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Jalan Raya Km 5,5 Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, mengatakan mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.
Penyerahan santunan tersebut berlangsung di AJT Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Santunan diberikan sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas pengorbanan para personel yang gugur saat menjalankan tugas negara.