DPRD Palangka Raya Dukung Bus Oksigen Keliling Jangkau Warga Terdampak Kabut Asap
DPRD Palangka Raya mendukung layanan bus oksigen keliling bagi warga terdampak kabut asap dan meminta pelaksanaannya efektif, aman, dan tidak seremonial.
Koresponden
DPRD Palangka Raya mendukung layanan bus oksigen keliling bagi warga terdampak kabut asap dan meminta pelaksanaannya efektif, aman, dan tidak seremonial.
DPRD Palangka Raya mengingatkan warga agar tidak menyepelekan kabut asap dan meningkatkan perlindungan diri dari ancaman gangguan kesehatan.
PJJ di Palangka Raya berakhir 17 Oktober 2026, namun Disdik belum memastikan siswa kembali PTM karena masih memantau kualitas udara.
Dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga
Arif menilai, persoalan kabut asap tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Paparan asap dalam kondisi kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki penyakit pernapasan.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh menyampaikan harapan agar daerah ini segera pulih dari bencana kabut asap akibat kebakaran…
Penurunan harga di Pasar Besar menjadi perkembangan positif bagi masyarakat yang membutuhkan cabai rawit merah untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner.
Data tersebut menjadi salah satu bahan bagi pemerintah daerah dalam mengawasi pergerakan harga komoditas yang dibutuhkan masyarakat.
Harga Minyakita di kedua pasar itu berada Rp300 per liter di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter
Berdasarkan data tersebut, harga telur ayam ras di Pasar Kahayan lebih mahal Rp5.100 per kilogram dibandingkan Pasar Besar.
Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar pemulihan pariwisata memberikan dampak ekonomi yang lebih luas
Kepatuhan harus ditegakkan agar tidak terjadi ketimpangan antara pengusaha yang taat membayar pajak dan mereka yang tidak memenuhi kewajibannya.
Keikutsertaan tersebut menjadi langkah awal bagi sekolah untuk memperluas wawasan global sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para murid.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Hujan mengguyur kawasan Jalan G Obos, Kota Palangka Raya, Jumat, 16 Oktober 2026. Turunnya hujan tersebut disambut positif masyarakat karena kabut asap yang dalam beberapa…
Kabut asap karhutla menekan omzet pedagang di Palangka Raya karena aktivitas warga berkurang dan sebagian konsumen memilih berbelanja dari rumah.
DPRD Palangka Raya meminta harga dan distribusi beras SPHP diawasi lebih ketat di tengah kabut asap dan mulai naiknya harga kebutuhan pokok.
Pemko Palangka Raya menyalurkan 8,5 ton beras atau 1.700 sak kepada warga terdampak karhutla di Kalampangan, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, dan Danau Tundai.
Hujan mulai turun di sejumlah titik Palangka Raya, tetapi warga G. Obos masih mengeluhkan kabut asap pekat dan pemadaman listrik.
Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat, menggunakan masker yang sesuai, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas
Pemerintah daerah perlu menyusun strategi jangka menengah untuk menyesuaikan struktur belanja sesuai ketentuan yang berlaku