Open Mic Kembali Menyala, Komunitas Stand Up Kapuas Bangkit dari Vakum Lima Tahun
Stand Up Indo Kapuas kembali aktif setelah lima tahun vakum. Open mic rutin digelar sebagai ruang kreatif anak muda Kapuas menyalurkan gagasan lewat komedi.
Koresponden
Stand Up Indo Kapuas kembali aktif setelah lima tahun vakum. Open mic rutin digelar sebagai ruang kreatif anak muda Kapuas menyalurkan gagasan lewat komedi.
Kemenag Kapuas mencanangkan Program Ekoteologi untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui nilai-nilai keagamaan dan layanan keagamaan.
Seorang anak kecil terkunci di dalam mobil di SPBU Gambut, Kabupaten Banjar. Warga berhasil membuka pintu kendaraan dan anak tersebut selamat.
Sebanyak 35 jemaah haji Kapuas Kloter 8 tiba di Embarkasi Banjarmasin. Dengan kepulangan rombongan ini, pemulangan haji Kapuas 2026 selesai.
Korban kedua tenggelam di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu, ditemukan Tim SAR Gabungan. Operasi pencarian resmi ditutup.
Truk tangki terbalik di Jalan Trans Kalimantan Pal 11 Basarang, Kabupaten Kapuas, Minggu malam. Sopir dilaporkan selamat dan lalu lintas tetap dapat dilalui.
Polresta Banjarmasin menyita delapan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar saat patroli malam hingga dini hari, Minggu, 14 Juni 2026.
Polresta Banjarmasin mengamankan tiga remaja yang kedapatan membawa senjata tajam saat patroli dini hari di dua lokasi berbeda, Minggu, 14 Juni 2026.
Mobil dan sepeda motor terlibat senggolan di Simpang Ahmad Yani-Teratai, Kuala Kapuas. Insiden diselesaikan secara kekeluargaan dan pemotor mengalami luka ringan.
BPBD Kapuas melaporkan satu rumah rusak berat akibat kebakaran di Jalan Jepang Kuala Kapuas, Minggu sore, 14 Juni 2026.
Kebakaran melanda satu rumah di Jalan Jepang, Kuala Kapuas, Minggu sore. Petugas gabungan dan relawan berhasil mengendalikan api.
Seorang nelayan asal Desa Rampa dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya tersambar petir di Perairan Senakin, Kotabaru.
Korban yang ditemukan diketahui berinisial KPA (12), warga Desa Sungai Danau. Ia ditemukan pada pukul 18.45 WITA dalam kondisi meninggal dunia setelah tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Dalam perkara tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah piring antik atau piring melawen warna hijau, satu lembar kaos lengan panjang warna merah, dan satu lembar celana panjang warna putih.
"Korban kemudian diajak berbicara langsung melalui telepon dengan sosok yang mengaku bernama H. Chandra Wijaya. Dalam percakapan tersebut, korban diberitahu bahwa piring melawen itu bersedia dibeli dengan harga Rp1 miliar dan diminta agar tidak menjualnya kepada pihak lain,''
Dalam pemeriksaan pada Rabu lalu, petugas menemukan sebuah celurit dengan panjang sekitar 160 sentimeter yang diduga dibawa oleh dua remaja berinisial MIP dan MFM.
Peristiwa yang pertama kali menyita perhatian warga terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Rekaman CCTV memperlihatkan pria tersebut memasuki area sebuah rumah makan di Jalan Barito. Dalam video yang beredar, ia terlihat berjalan di sekitar lokasi usaha dan sempat melempar barang ke arah seorang karyawati sebelum meninggalkan tempat tersebut.
Selain kond4m yang diduga telah digunakan, di lokasi juga ditemukan kemasan alat kontrasepsi merek Sutra serta sebuah lipstik. Barang-barang tersebut berada tidak jauh satu sama lain di atas badan jalan.
Korban pengendara sepeda motor kemudian dievakuasi oleh relawan menggunakan ambulans dan langsung dilarikan ke RSUD Kapuas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Fenomena ini menjadi perhatian karena terjadi saat Satlantas Polres Kapuas masih gencar melakukan penertiban balap liar dan penggunaan knalpot brong. Dalam beberapa operasi sebelumnya, puluhan sepeda motor bahkan telah diamankan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar.