Serapan Beras Bulog Kalteng Tembus 13.500 Ton, Lampaui Realisasi Tahun Lalu
Serapan beras Bulog Kalteng mencapai 13.500 ton hingga Oktober 2026 dan melampaui realisasi 2025 yang sebesar 12.800 ton.
Serapan beras Bulog Kalteng mencapai 13.500 ton hingga Oktober 2026 dan melampaui realisasi 2025 yang sebesar 12.800 ton.
GAPKI Kalteng mendorong klinik perusahaan sawit dimanfaatkan untuk mendukung program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi pekerja dan masyarakat sekitar kebun.
Perhitungan itu mencakup kebutuhan bantuan pangan pemerintah pusat sekitar 6.200 ton serta penyaluran beras SPHP sekitar 500 ton
Penyerapan hasil panen tersebut diharapkan dapat memperkuat cadangan beras Bulog sekaligus mendukung kesinambungan pasokan pangan di Kalimantan Tengah
Perusahaan?anggota GAPKI umumnya memiliki klinik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kesehatan pemerintah
Klinik perusahaan dapat berperan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan, sesuai dengan pola kerja sama yang dibangun bersama instansi kesehatan terkait
Kolaborasi dengan alumni perguruan tinggi lain juga perlu diperkuat agar pembangunan dapat melibatkan lebih banyak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kepedulian terhadap daerah
Bulog bertugas melaksanakan penyaluran bantuan, sedangkan penetapan penerima manfaat bukan menjadi kewenangannya.
Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan materi serta karakteristik peserta didik agar proses belajar tetap efektif meskipun tidak berlangsung secara tatap muka di kelas.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan harga beras premium di daerah asal sudah mencapai Rp14.800 per kilogram. Sementara itu, biaya pengiriman menuju Kalimantan Tengah diperkirakan menambah beban sebesar Rp800 hingga Rp900 per kilogram.
Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan distribusi beras tersebut merupakan upaya memperkuat pasokan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah tekanan inflasi di daerah.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras TPID Provinsi Kalteng di Gudang Bulog Palangka Raya pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Luasnya wilayah Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri dalam menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan produksi, dan wilayah permukiman masyarakat
Kejelasan tindak lanjut, koordinasi antarpihak, serta kesiapan pelaksanaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur berskala regional tersebut.
Kabut asap yang terus bertahan menjadi persoalan serius karena berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Kondisi ini juga memperpanjang kekhawatiran warga terhadap paparan asap, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama Provinsi Kalimantan Tengah, Prof Dr Juni Gultom, menegaskan Kagama harus peka terhadap berbagai…
Karhutla berpotensi menekan produksi sawit Kalteng hingga 40 persen sekaligus meningkatkan biaya operasional dan risiko usaha perusahaan perkebunan.
Orangutan Fajar berusia sekitar 25 tahun dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Sungai Lamandau setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan translokasi.
Karhutla di lahan gambut Desa Madara, Barito Selatan, sulit dipadamkan. Hotspot kembali muncul sehingga petugas melakukan pengecekan dan pendinginan ulang.
OJK Kalteng mendorong literasi dan inklusi keuangan sepanjang Oktober 2026, dengan pasar modal, dana pensiun dan pemahaman risiko produk keuangan menjadi perhatian.