Saat Pandemi COVID-19, Kota Buntok dan Sekitarnya Mulai Dikepung Banjir
Saau?wabah pandemi COVID-19, Kota Buntok dan sekitarnya mulai dikepung banjir. Hal tersebut karena intensitas hujan cukup tinggi dalam beberapa pecan terakhir. ?
Saau?wabah pandemi COVID-19, Kota Buntok dan sekitarnya mulai dikepung banjir. Hal tersebut karena intensitas hujan cukup tinggi dalam beberapa pecan terakhir. ?
BORNEONEWS, Buntok - Tercatat sekitar delapan ribu Kepala Keluarga atau KK di Barito Selatan pendapatannya mengalami menurun akibat dampak pandemi Corona Virus Disease 19 atau COVID-19. "Sebanyak…
Bupati Barito Selatan?H. Eddy Raya Samsuri?menyebutkan, ada dua kecamatan masuk dalam zona kuning Corona Virus Disease 19 atau COVID-19.
Tim Gugus Tugas COVID-19 Barito Selatan, masih menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Kepala Dinas Pendidikan Barito Selata, S?aib menyebutkan Ujian Sekolah bagi para pelajar ditiadakan atau dibatalkan pada tahun ?ini.
Disnakertrans Barito Selatan baru data 168 pekerja terdampak Virus corona Disease 19 atau COVID-19.
Pemkab Barito Selatan membentuk sekretariat bersama untuk mendata pekerja dan masyarakat terdampak Virus Corona Disease 19 atau COVID-19.
?Pemkab Barito Selatan?perpanjang libur sekolah baik tingkat PAUD, SD, dan SLTP. Demikian disampaikan kepala Dinas pendidikan Barsel, Suaib kepada Borneonews, Selasa, 14 April 2020.
Wakil Bupati Barito Selatan Satya Titiek Atyani Djoedir bersama Tim Gugus Tugas COVID-19, meninjau tiga posko pantau dipintu masuk kedalam kota Buntok, Minggu, ?12 April 2020.
Pemkab Barito Selatan mengaktifkan kembali tiga posko pantau COVID-19. Hal tersebut disampaikan wakil ketua Gugus Tugas COVID-19 Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir saat konferensi pers, Minggu, 12 April 2020.
Sejak ditetapkan status Siaga Darurat Bencana Non Alam di Barito Selatan pada 23 Maret 2020 yang lalu,?Wakil Bupati Barsel, Satya titiek Atyani Djoedir mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 Barsel telah melakukan berbagai kegiatan penanganan pencegahan pandemi virus corona.
Posko Pantau Covid-19 Barito Selatan, dinonaktifkan. Ada beberapa alasan, kenapa posko tersebut kini tidak berfungsi. Salah satunya adalah?kendala tidak tersedianya dana yang dimiliki untuk menyokong operasionalnya posko yang cukup tinggi. Sebab, setiap posko saat beroperasi diisi dengan anggota tim setidaknya 15 orang, maka satu posko memerlukan dana setidaknya R 3 juta per hari.
Tiga Posko Pantau Gugus Tugas Covid-19 Barito Selatan dinonaktifkan. Demikian disampaikan Sekda Barsel, Eddy Purwanto kepada Borneonews.
Polres Barito Selatan?memberikan bantuan sembilan bahan pokok atau sembako dan masker kepada warga kurang mampu,?Jumat, 10 April 2020. Pembagian sembako dan masker tersebut dilakukan dengan cara mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.
Pemkab Barito Selatan?kembali menerbitkan surat edaran imbauan terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan. Dalam surat yang ditandatangani Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri itu, diimbau kepada seluruh masyarakat agar kegiatan pelaksanaan salat ibadah malam Nisfu Saban supaya dilaksanakan di rumah masing-masing.
Bagi mereka yang hasil rapid testnya negatif diminta agar melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya selama 14 hari untuk memantau perkembangannya
Pemkab Barito Selatan menyiapkan dana Rp10 miliar khusus untuk menanggulangi dampak Virus Corona atau COVID-19.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Barito Selatan,?Agus Inyulius menyebut pemerintah berupaya meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Salah satunya dengan memberikan bantuan dalam bentuk kartu prakerja, stimulan modal usaha dan BLT.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Barito Selatan, segera mendata para pekerja terdampak virus corona atau Covid-19.
Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Barito Selatan, melakukan rapid test ke sejumlah warga daerah ini, yang?menjadi peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.