Siswa SMPN 4 Sampit Sambut Gembira Pembelajaran Tatap Muka
Sejumlah siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sampit, Kotawaringin Timur, mengaku senang sudah bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, meski terbatas.?
Koresponden
Sejumlah siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Sampit, Kotawaringin Timur, mengaku senang sudah bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, meski terbatas.?
Perbaikan ruas Jalan Tjilik Riwut sekitar Gerbang Sahati, memaksa pengguna jalan mencari jalan alternatif yang singkat dilalui. Salah satunya adalah Jalan Kenan Sandan, saat ini, jalan tersebut ramai dilalui dari biasanya.?
Tak hanya gerobak dagangan milik Iis yang sunyi sejumlah warung, toko, serta bengkel warga juga sepi. Tapi mereka tetap membuka usaha, berharap masih ada pengguna jalan yang lalu
Abdurrahman menjelaskan untuk melaksanakan pembelajaran tata muka terbatas, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya yakni, harus ada izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kotim
Pihak guru di sekolah tetap berupaya mengingatkan peserta didiknya untuk disiplin protokol kesehatan. Meski sejauh ini wilayah sekitar masih terbilang bukan zona rawan penyebaran Covid-19
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kotawaringin Timur mengadakan aksi solidaritas untuk membantu korban terdampak banjir di wilayah Utara kabupaten itu. Hasil penggalangan dana dan bantuan sembako yang dihimpun akan disalurkan mulai Rabu, 8 September 2021.
Pengerjaan perombakan Gerbang Sahati di Jalan Tjilik Riwut depan Stadion 29 Nopember Sampit, Kotawaringin Timur memerlukan waktu 3 bulan pengerjaan. Diperlukan anggaran sekitar Rp 700 juta hingga selesai pembangunannya.
Gerbang Sahati yang berada di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di depan Stadion 29 November Sampit, akan dirombak. Hampir 50 persen penampakannya akan dirubah dari yang ada saat ini.?
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Siagano, menjelaskan penutupan total Jalan Tjilik Riwut depan Stadion 29 November Sampit, dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, jika dibiarkan jatuhan material perbaikan Gerbang Sahati berpotensi membahayakan warga yang melintas di bawahnya.
Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur bersama Satuan Lalu Lintas Polres Kotawaringin Timur akan menempatkan petugas di sejumlah titik di Jalan Tjilik menuju Gerbang Sahati. Ini diharapkan dapat membantu mengarahkan pengguna jalan menuju jalan alternatif yang akan dilalui.?
Pembelajaran tatap muka justru mengundang keresahan tersendiri bagi para guru di sekolah itu. Pasalnya, saat ini sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu
Di sekitar lokasi laporan juga ditemukan dua batang kelapa yang dirusak dan dimakan umbutnya. Pihaknya meyakini pengrusakan tidak hanya terjadi akhir-akhir inii
Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi?mengaku belum mendapatkan data jumlah sekolah yang terdampak banjir di wilayah Utara
Sampai saat ini berdasarkan pantauan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, pembelajaran tatap muka terbatas berjalan dengan baik. Pun begitu juga dengan antusias siswa sangat luar biasa
BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmadi, memantau penerapan pembelajaran tatap muka terbatas ke sejumlah sekolah di Sampit. Menurutnya, pelaksanaanya saat ini masih…
Dalam pengumuman itu disebutkan ruas jalan di bawah Gerbang Sahati akan ditutup total selama beberapa waktu. Kendaraan yang bisa melintasi ruas jalan itu diminta mengalihkan rutenya
Jalan Lingkar Kota dikhususkan bagi kendaraan angkutan berat seperti pengangkut crude palm oil (CPO),? petikemas, dan kendaraan bertonase di atas 8 ton lainnya
Padahal seiring dengan majunya teknologi berbagai aplikasi terkini banyak yang bisa dimanfaatkan guna menunjang kebutuhan pembelajaran. Demikian halnya dengan pendidikan saat ini tak bisa lepas dari kemajuan teknologi
Pohon kelapa yang dirusak tersebut memiliki ketinggian sekitar 2 meter. Hanya hewan-hewan besar tertentu yang dapat merusak pohon setinggi itu
Bagi sekolah yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh pun tetap harus mengunjungi peserta didiknya atau visitasi. Ini penting agar kedekatan emosional pengajar dan siswa tidak terputus