Bupati Kotim: Pemerintah Desa Harus Sama-sama Cegah Covid-19
Pesan?ini?disampaikan, karena penyebaran Covid-19 bukan hanya di perkotaan saja. Namun juga sampai ke desa-desa. Sehingga, masyarakat desa juga diminta agar mematuhi protokol kesehatan.
Tag
Pesan?ini?disampaikan, karena penyebaran Covid-19 bukan hanya di perkotaan saja. Namun juga sampai ke desa-desa. Sehingga, masyarakat desa juga diminta agar mematuhi protokol kesehatan.
Bupati Kotim tidak bisa menjamin pelaksanaan rapid test?bisa terus dilakukan, namun untuk pelajar akan diupayakan, karena mereka adalah penerus bangsa, dan sudah selayaknya difasilitasi
Waspada sejak dini haru dilakukan, karena dirinya tidak ingin status darurat Karhutla seperti beberapa tahun terakhir
Dalam waktu dekat?Bupati Kotim?Supian Hadi?akan meninjau ke Perusahaan Besar Swasta (PBS)?terkait dengan penyediaan lahan 5 hektare untuk ketahanan pangan/?
Pantai Ujung Pandaran cukup parah. Bahkan sudah mencapai di bawah tangga naik rumah betang
Bantuan ini?bukan ditahan oleh gubernur. Hanya saja pemerintah provinsi, meminta agar pendataan dilakukan dengan sungguh-sungguh agar bantuan itu benar-benar sampai kepada orang yang membutuhkan
Bupati Kotim?Supian Hadj?mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), terkait kerusakan jalan menuju Jembatan Sei Ijum, Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.?
Saat ini perkembangan Covid-19 di Kotim memang mengalami peningkatan, namun dia mengajak masyarakat agar selalu berdoa, semoga wabah ini segera berakhir
Karena?keberhasilan suatu desa bukan karena kadesanya semata, namun keberhasilan bersama atas persetujuan bersama dalam pembangunan di desa tersebut
Jika kasus virus Corona atau Covid-19 masih landai dan tidak ada peningkatan yang cukup signifikan, maka pembukaan rumah ibadah akan terus dijalankan
Saat ini Pemkab?Kotim telah berupaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19 sebagai langkah agar perekonomian dan juga aktivitas masyarakat bisa berjalan normal, dengan protokol Covid-19
Saat ini beredar kabar 8 orang Samuda positif Covid-19 dan?isu itu tidak benar. Karena 8 orang itu baru reaktif. Mereka masih menunggu hasil swab
DPRD Kotawaringin Timur sudah menyampaikan hasil kegiatan kunjungan lapangan untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPj?Bupati Kotim Tahun Anggaran 2019.?
Bupati Kotim?Supian Hadi menilai, tanpa disadari masyarakat di daerah ini sudah menerapkan new normal atau pola hidup baru di tengah pandemi Covid-19.?
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi?menyebutkan, pasar merupakan wilayah yang sangat rawan atau berisiko menjadi tempat penularan Covid-19. Oleh karena itu pihaknya melakukan rapid test di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.?
Bupati Kotim Supian Hadi menegaskan bahwa pada malam lebaran 1441 Hijriah tidak ada takbir keliling yang dilaksanakan oleh masyarakat. Ini guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.?
BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotim Supian Hadi sangat berharap agar salat Idul Fitri atau salat id nanti bisa digelar. Dengan syarat daerah ini sudah zona hijau dari virus Corona atau Covid-19.…
Bupati Kotim?Supian Hadi?meminta masyarakat?agar berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa memohon daerah ini bisa kembali zona hijau Covid-19/?
Bupati Kotawarigin Timur (Kotim) Supian Hadi?memastikan bahwa tidak ada open house di lingkup pemerintahan pada lebaran tahun 2020 ini. Hal itu dikarenakan saat ini sedang dilanda pandemi virus Corona atau Covid-19.?
Bupati Kotim?Supian Hadi?meminta masyarakat di daerah ini agar tidak mengucilkan atau menjauhi pasien positif Covid-19 yang sudah sembuh.?