Puntung Rokok Diduga Jadi Penyebab Terbakarnya Lahan di Desa Tanjung Taruna
Puntung rokok diduga menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan di Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.
Tag
Puntung rokok diduga menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan di Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.
Keduanya yakni bernama Johan alias Jo (34) dan Ambran alias Undul (29), warga Tanjung Pusaka, Desa Tanjung Taruna.
Contohnya, di Basirih Hilir, orangutan masuk kebun karet warga yang berdekatan lokasi karhutla. Kemudian, di Kecamatan Pulau Hanaut juga ada laporan gangguan satwa liar.
Api terus berkobar membakar ratusan hektare hutan dan lahan di Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio meminta tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus memantau titik api di Kota Cantik.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio meminta masyarakat 'Kota Cantik' tetap mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Di Kobar, tercatat ada 250 titik api di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat sejak Januari hingga Agustus 2018.
Dengan adanya hujan yang cukup deras membuat titik api berhasil padam. Meski demikian, Tim Satgas agar terus waspada terhadap Karhutla di Kobar.
Kebakaran hutan dan lahan telah menghanguskan sekitar 500 hektare lahan dan hutan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam beberapa hari terakhir turun hujan jadi titik api atau titik panas tidak terpantau alias nihil
Polsek Kapuas Murung melalui bhabinkamtibmas menyambangi warga di Desa Harapan Baru, Kecamatan Dadahup.
Meski diduga membakar lahan milik pribadi, api merambat dan membakar lahan milik orang lain.
Sigapnya Pemerintah melalui polisi menangani kebakaran hutan lahan mendapat apresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dari 33 kasus karhutla sepanjang 2018 ini, luas lahan yang terbakar sekitar 71,5 hektare.
Masyarakat bisa memulainya dari lingkungan terdekat, dengan tidak membakar lahan untuk kepentingan pribadi.
Kebakaran hutan dan lahan di perbatasan Desa Taruna dengan Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, yang terjadi pada Jumat (31/8/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, dikritisi Pendiri Jumpun Pambelom, Januminro Bunsal.
Meski saat ini sudah tidak ditemukan lagi titik api di Kabupaten Kotim, tim gabungan yang bertugas di Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, tetap siaga.
Berdasarkan data dari Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kabupaten Kotawaringin Timur dinyatakan bebas dari titik api.
Pascaturun hujan, titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat, sudah nihil.
Saat karhutla, kasus ISPA cukup meningkat. Dari lima kasus di Juli menjadi 17 kasus di Agustus.