BORNEONEWS, Jakarta — Nasi goreng tak sekadar menjadi hidangan populer di Indonesia, tetapi juga menawarkan ruang luas bagi kreativitas kuliner. Perpaduan nasi, rempah, dan beragam bahan pelengkap membuat sajian ini mudah beradaptasi dengan cita rasa lintas negara tanpa kehilangan karakter dasarnya.
Jurutama masak Silk Bistro, Freddie Salim, mengatakan penggunaan bumbu khas Thailand dapat memperkaya rasa dan aroma nasi goreng. Inspirasi dari bumbu Pad Thai, misalnya, dapat menghasilkan perpaduan rasa gurih yang berbeda. Sementara itu, saus XO dan lapchiong ayam menghadirkan sensasi gurih dengan tekstur yang lebih beragam.
Kreasi lain dapat memadukan nasi goreng dengan udang goreng tepung bersaus asam manis. Bahkan, Freddie bersama restoran Baan Maisie mengembangkan nasi goreng berkuah yang terinspirasi dari hidangan Thailand, kueh teow ladna.
Dalam kreasi tersebut, nasi goreng disajikan bersama kuah dan aneka pelengkap, seperti kepiting goreng tepung, potongan ayam, serta sayuran hijau. Inovasi ini menunjukkan bahwa nasi goreng tidak harus disajikan dalam bentuk kering untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda.
Eksplorasi serupa dilakukan jurutama masak Kindling, Vallian Gunawan, yang berkolaborasi dengan Noesaka. Ia mengembangkan nasi goreng XO dengan udang windu dan ikan teri berukuran kecil, terinspirasi dari cita rasa masakan rumahan yang akrab sejak masa kecilnya di Medan. Sedikit kecap digunakan untuk melengkapi perpaduan rasanya.
Vallian juga menilai kombinasi nasi basmati dan nasi jasmine dapat memberikan tekstur yang lebih menarik. Selain itu, ia menciptakan nasi goreng lidah kecombrang dengan sentuhan jeruk nipis untuk menghadirkan sensasi segar dan aroma khas.
Beragam kreasi tersebut memperlihatkan fleksibilitas nasi goreng sebagai hidangan yang dapat dikembangkan melalui perpaduan bahan, teknik memasak, dan pengaruh kuliner berbagai negara. Dengan tetap bertumpu pada nasi sebagai bahan utama, hidangan ini mampu menghadirkan pengalaman rasa yang beragam.
Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang memiliki beragam varian nasi goreng dari berbagai daerah, inovasi menjadi salah satu cara untuk memperluas daya tariknya. Perpaduan tradisi dan eksplorasi rasa membuka peluang bagi nasi goreng untuk terus dikenal sebagai bagian dari identitas kuliner Indonesia di kancah internasional.
SUMBER: ANTARA









