BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Kabupaten Lamandau pada Rabu, 28 Oktober 2026, bersamaan dengan turunnya hujan deras.

Insiden tersebut mengakibatkan dua pengemudi mengalami luka-luka dan dua mobil yang sedang terparkir di bahu jalan turut mengalami kerusakan.

Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Dindin Mahmudin, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi berwarna oranye bernomor polisi KH 8332 GH yang dikemudikan Suratyo melaju dari arah Simpang Polres menuju Kujan dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.

Pada saat bersamaan, truk Isuzu berwarna putih bernomor polisi KH 8342 SE yang dikemudikan Mulyana datang dari arah Kujan menuju Simpang Polres, kemudian berbelok ke kanan jalan.

“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan depan dengan depan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Dindin Mahmudin.

Benturan tersebut membuat truk Mitsubishi yang dikemudikan Suratyo oleng hingga menabrak dua mobil Daihatsu Gran Max berwarna putih yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kiri dari arah Simpang Polres menuju Kujan.

Akibat kejadian itu, Suratyo mengalami luka lecet pada pergelangan kaki kanan serta memar pada tangan kanan. Sementara itu, Mulyana mengalami luka lecet pada bagian wajah dan kepala.

“Selain mengakibatkan kedua pengemudi mengalami luka-luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua truk serta dua mobil Gran Max yang sedang parkir di bahu jalan,” ungkapnya.

Kondisi hujan deras saat kejadian menjadi pengingat bagi para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara. Pengemudi diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi jalan dan lalu lintas sebelum berbelok atau berpindah arah, terutama saat jarak pandang terbatas akibat hujan.(NATALIA/H)