BORNEONEWS, Sampit – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjelang musim hujan.
Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada barang bekas yang berpotensi menampung air sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Nugroho Kuncoro Yudho, mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah penyebaran DBD. Terlebih, genangan air yang muncul saat musim hujan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang biak apabila tidak segera dibersihkan.
"Sebelum memasuki musim hujan, masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan," katanya, Kamis, 29 Oktober 2026.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat adalah menerapkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air.
“Jangan biarkan barang bekas menampung air di lingkungan kita. Pastikan bebas dari jentik nyamuk,” tegasnya.
Selain memperhatikan tempat penampungan air di dalam rumah, masyarakat juga perlu memeriksa lingkungan sekitar, seperti halaman, saluran air, pot tanaman, ban bekas, kaleng, hingga wadah lain yang dapat menampung air hujan.
Pencegahan juga dapat dilakukan dengan menggunakan losion antinyamuk, memasang kasa pada ventilasi, serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.
Upaya tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh anggota keluarga maupun masyarakat sekitar.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada DBD, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot, mual, atau munculnya tanda perdarahan. Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
"Melalui upaya pencegahan sejak dini, masyarakat diharapkan dapat menekan risiko penularan DBD selama musim hujan. Kesadaran dan partisipasi warga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari jentik nyamuk, " pungkasnya. (DEVI/R)









