BORNEONEWS, Palangka Raya - Sektor perkebunan menjadi salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan para pengusaha di Kalimantan Tengah, termasuk melalui pengembangan perkebunan kelapa sawit dan integrasinya dengan peternakan sapi.

Ketua BPW Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kalteng, Junaidi, mengatakan potensi tersebut didukung luas wilayah Kalimantan Tengah yang memberikan ruang bagi pengembangan sektor perkebunan.

Hal itu disampaikannya saat membahas peluang dan tantangan dunia usaha dalam Rapat Kerja Wilayah BPW HIPKA Kalteng di Palangka Raya, Minggu, 1 November 2026.

"Ya itu tadi, kita berpeluang di bidang perkebunan, termasuk masalah sawit tadi," kata Junaidi di Palangka Raya, Minggu, 1 November 2026.

Dia menyebut pengembangan perkebunan tidak hanya berkaitan dengan kelapa sawit, tetapi turut mencakup integrasi perkebunan sawit dengan peternakan sapi.

Menurutnya, berbagai peluang tersebut perlu dilihat sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha HIPKA di Kalimantan Tengah.

Meski demikian, Junaidi mengakui dunia usaha selalu dihadapkan pada berbagai tantangan yang menyertai peluang tersebut.

Namun, dia menilai tantangan merupakan bagian dari dinamika yang harus dihadapi oleh setiap pengusaha dalam menjalankan kegiatan usahanya.

"Bagi seorang pengusaha yang namanya tantangan itu adalah dinamika, adalah seni yang memang harus dilalui dan itu bukan merupakan problem sebenarnya," ujarnya.

Junaidi menegaskan pengusaha HIPKA memiliki keyakinan masih banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan, sekaligus menyatakan kesiapan organisasi untuk mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah. (HERMAWAN/y)