BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng berupaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat salah satunya dengan menggelar bazzar produk industri kecil menengah (IKM).
Ketua Harian Dekranasda Kalteng, Aster Bonawaty mengungkapkan pada peringatan HUT Kalteng ke 65 tahun pada 23 Mei 2022, Dekranasda berpartisipasi memfasilitasi para pelaku IKM dan UMKM di Kalteng untuk memasarkan produk unggulannya melalui bazzar dalam rangka menyemarakkan hari jadi Kalteng.
"IKM binaan Dekranasda seluruh daerah di Kalteng berpartisipasi dalam bazzar tersebut, terselenggaranya bazzar itu merupakan salah satu upaya kita mendukung atau mendorong pemulihan ekonomi nasional terutama pelaku IKM," ungkap Aster, Selasa, 24 Mei 2022.
Pihaknya akan terus melakukan pembinaan serta memfasilitasi para pelaku IKM dengan harapan kedepan pelaku IKM binaan serta mitra Dekranasda bisa bersaing di pasar nasional maupun mancanegara dalam memasarkan produk unggulannya.
Sementara Sekretaris Dekranasda Kalteng, Sayid Zainudin menyebut animo masyarakat terhadap produk di stand Dekranasda saat gelaran bazzar sangat tinggi. Masyarakat silih berganti mengunjungi dan membeli berbagai produk yang dipasarkan.
"Animo masyarakat ternyata luar biasa dengan produk khas Kalteng banyak peminatnya terutama lawung dan Sumping juga kerajinan tangan, ukiran-ukiran. ternyata perkiraan kami membuahkan hasil banyak karya dari perajin Kalteng diminati bahkan dibeli oleh masyarakat yang berkunjung pada saat itu," pungkasnya. (DONNY D/B-6)
Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Dengan Bazzar Produk IKM
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Perubahan APBD Kotim Diprioritaskan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi
Dewan Dorong Pemda Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat
Percepat Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Kalteng
Daerah Perlu Mendorong Konsumsi Domestik Pertahankan Pemulihan Ekonomi?
Pemprov Kalteng Terus Berupaya Percepat Pemulihan Ekonomi Daerah
Wali Kota Palangka Raya Minta Jajaran Bentuk Program Pemulihan Ekonomi
Komentar (0)
Memuat komentar…







