BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera mengambil langkah antisipasi terkait potensi kenaikan harga barang akibat kabut asap.
Menurutnya, kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan telah menjadi perhatian serius, mengancam kesehatan warga dan mempengaruhi ekonomi lokal.
"Kami perlu bertindak cepat untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap ini. Selain risiko kesehatan, kami juga harus mengantisipasi dampak ekonomi yang mungkin terjadi," katanya, Senin, 2 Oktober 2023.
Dia mengatakan, tim TPID Palangka Raya telah diberikan tugas untuk melakukan pemantauan harga barang pokok secara berkala.
Hal ini bertujuan untuk mencegah peningkatan harga yang tidak wajar akibat kelangkaan pasokan mengingat kondisi cuaca yang buruk.
"Kami akan terus memantau harga-harga ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pedagang dan distributor untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga," pungkasnya. (HENDRI/R)
Kabut Asap, TPID Palangka Raya Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Barang
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Belanja Barang Kalteng Alami Kenaikan di 2023
Penyebab Kenaikan Ayam dan Telur Kalteng Akibat Harga Pakan Ternak
SOPD di Palangka Raya Diminta Susun Rencana Aksi Digitalisasi Birokrasi
Warga Palangka Raya Diminta Awasi Penyaluran Bansos
Tim Saber Pungli Palangka Raya Diminta Perkuat Pengawasan Terhadap ASN?
Dishub Palangka Raya Diminta Pastikan Kelayakan Transportasi Umum Sambut Libur Tahun Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…







