BORNEONEWS, Sampit - Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) menargetkan rekonstruksi Jalan HM Arsyad Sampit selesai sebelum akhir tahun 2024.
"Target selesai sebelum akhir tahun karena itu relatif cepat pengerjaannya," kata Kepala Dinas SDABMBKPRKP Mentana Dhinar Tistama, Sabtu, 17 Agustus 2024.
Rekonstruksi Jalan HM Arsyad mulai berjalan Jumat, 16 Agustus 2024. Kegiatan tersebut dimulai dari Bundaran KB dan akan terul berlanjut kurang lebih 2,4 kilometer hingga simpang empat Pelita.
Pengerjaan jalan tersebut ditangani dengan metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) dengan mendaur ulang aspal yang telah ada. Kemudian menambahkan material yang diperlukan antara lain semen, batu dan lainnya.
Material tersebut akan dipadatkan menggunakan alat khusus untuk recycle setelah dikeruk menggunakan ekskavator. Lalu akan kembali dilapisi aspal.
--page
Metode tersebut sebelumnya telah digunakan untuk rekonstruksi jalan HM Arsyad sisi barat dan dinilai efektif efisien.
"Sehingga kita gunakan kembali karena lcocok dan pengerjaannya cepat. Kalau untuk bebannya jalan kabupaten itu kelas III tetap 8 ton," tandasnya.
Adapun berdasarkan papan proyek yang tertera di dekat Bundaran KB rekonstruksi jalan tersebut menelan anggaran Rp12.194.000.000 dari Dana Bagi Hasil (DBH) 2023. Proyek dengan nomor kontrak 600.2.10.2/77/KTK/DSDABMBKPRKP-BM/VIl/2024 TANGGAL: 07 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan oleh CV Sakakajang Bintang Utama dan Konsultan CV Berlian Kalimantan Engineering. Rekonstruksi jalan tersebut tertulis tanggal selesai 24 Desember 2024. (DEWI PATMALASARI/Y)









