**Borneonews - Medan**, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I, melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Medan Timur, mengambil langkah tegas dengan menyita 23 unit sepeda motor *trail* milik PT RI. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap utang pajak yang belum dilunasi oleh perusahaan tersebut.
Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I, Arridel Mindra, menjelaskan bahwa langkah penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya penagihan utang pajak yang totalnya mencapai Rp150 juta. Menurutnya, langkah penyitaan ini dilakukan setelah berbagai upaya penagihan sebelumnya tidak mendapatkan respons yang memadai.
Arridel menekankan bahwa penyitaan ini sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen DJP untuk menegakkan kepatuhan pajak dan memastikan keadilan serta kepastian hukum di bidang perpajakan.
Terkait dengan aset yang telah disita, Arridel menjelaskan bahwa barang-barang tersebut akan dijadwalkan untuk dilelang jika PT RI tidak segera melunasi utang pajaknya. Hasil dari lelang ini nantinya akan digunakan untuk menutupi utang pajak yang masih belum dibayar oleh perusahaan tersebut.
Pihak DJP memberikan kesempatan kepada PT RI untuk menyelesaikan utang mereka sebelum proses lelang dilaksanakan. Jika PT RI tidak mengambil langkah tersebut, proses lelang akan dilanjutkan.
Kegiatan penyitaan ini menunjukkan keseriusan Direktorat Jenderal Pajak dalam menegakkan hukum di bidang perpajakan. Arridel berharap, dengan tindakan ini, akan tercipta efek jera bagi para wajib pajak yang tidak mematuhi ketentuan, serta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kewajiban membayar pajak demi mendukung pembangunan negara.
ANTARA
DJP Sumut I Sita 23 Motor Trail PT RI karena Utang Pajak
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DJP Kalselteng Pidanakan Penggelap Pajak Rp538 Juta di Palangka Raya
DJP Kalselteng Pidanakan Penggelap Pajak Rp538 Juta dari Palangka Raya
Awas Penipuan, DJP Ungkap Nomor dan Website Penipu yang Berkedok resmi
Strategi Presiden Sri Lanka untuk Ringankan Beban Rakyat di Tengah Utang
Kemendag Ungkap Utang Selisih Harga Minyak Goreng Hampir 90% Terbayar
De Gadjah Yakin Utang Defisit Bali Bisa Diatasi Jika Menang Pilkada
Komentar (0)
Memuat komentar…







