**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Proyek revitalisasi Ruas Kalimalang yang membentang dari perbatasan Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi para pengguna jalan. Perbaikan infrastruktur ini telah dirasakan manfaatnya, mengubah pengalaman berkendara yang sebelumnya penuh tantangan menjadi lebih aman dan nyaman.
Salah satu warga Cikarang Selatan, Muhammad Ikbal, yang telah melintasi Jalan Kalimalang selama puluhan tahun, menyatakan kebahagiaannya. Dia mengungkapkan, Baru kali ini saya merasakan kenyamanan saat berkendara di Jalan Kalimalang. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah kali ini sangat masif dan kualitasnya pun sangat baik, membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan.
Ikbal juga berharap pemerintah Kabupaten Bekasi dapat terus konsisten dalam melaksanakan pembangunan dengan standar yang optimal dan berkualitas. Ia mencatat bahwa selama ini, perawatan jalan cenderung bersifat tambal sulam, seringkali tidak tahan lama dan kembali rusak, sehingga ia merasa saat ini menjadi suatu kemajuan yang berarti.
Senada dengan itu, Aman Mardiansyah dari Kampung Tegaldanas, yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk berangkat dan pulang kerja, juga memberikan pengakuan positif terhadap perbaikan yang telah dilakukan. Ia percaya bahwa kualitas infrastruktur yang baik dapat meningkatkan mobilitas warga dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, dengan kondisi jalan yang lebih baik, risiko kejahatan, seperti perampokan, diharapkan dapat berkurang.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur di Jalur Kalimalang menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Tujuannya adalah menjadikan jalur ini sebagai icon kebanggaan Kabupaten Bekasi. Kami memperbaiki Jalan Inspeksi Kalimalang secara bertahap dengan mengikuti kemampuan keuangan daerah, jelasnya.
Tahun ini, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi 2024 untuk pembangunan infrastruktur di Ruas Jalan Kalimalang. Meski belum semua bagian dari panjang total 28 kilometer telah selesai diperbaiki, Henri mengungkapkan bahwa beberapa lokasi sudah dikerjakan sesuai standar berkualitas yang telah ditetapkan.
Pekerjaan tersebut mencakup penggunaan material beton melalui pengecoran, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pengaspalan. Selain melakukan perbaikan jalan, pihaknya juga mengembangkan beberapa titik drainase di sisi Jalan Inspeksi Kalimalang untuk mencegah genangan air saat hujan.
Henri juga mengakui bahwa tantangan terbesar dalam menjadikan Jalan Kalimalang sebagai infrastruktur ikonik adalah keterbatasan anggaran yang ada, namun pemerintah tetap berkomitmen untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sambil mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kami akan tetap berkomitmen untuk menyediakan layanan infrastruktur yang terbaik demi perkembangan ekonomi, khususnya di Kabupaten Bekasi, imbuhnya.
ANTARA
Revitalisasi Kalimalang, Kenyamanan Baru Bagi Pengguna Jalan Kabupaten Bekasi
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kalteng Pacu Pembangunan Jalan Tiga Kabupaten Buka Isolasi
Kepala Bappedalitbang Kalteng Sampaikan Masukan dalam Rakor Terkait Status Jalan Kabupaten Menjadi Jalan Provinsi
FTBI Bagian dari Program Revitalisasi Bahasa Daerah di Kalteng
Pemprov Apresiasi Upaya Balai Bahasa Kalteng Revitalisasi Bahasa Daerah
Pemprov Dukung Inisiatif dan Bangga Bekerjasama dengan Balai Bahasa Revitalisasi Bahasa Daerah
Balai Bahasa Sampaikan Tantangan dan Peluang Revitalisasi Bahasa Daerah di Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







