BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan bahwa prevalensi stunting di provinsi tersebut mengalami penurunan sebesar 3,4 persen berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting se-Kalteng Tahun 2025 di Aula BAPPERIDA Kalteng.
Menurutnya, angka prevalensi stunting Kalteng menurun dari 26,9 persen di tahun 2022 menjadi 23,5 persen pada 2023. Target penurunan tahun 2025 ditetapkan sebesar 20,6 persen.
“Sedangkan target pada tahun 2025 ini sebesar 20,6 persen,” ujar Edy Pratowo saat memberikan arahan dalam rangkaian rakor, baru baru ini.
Ia menyebut bahwa untuk mencapai target tersebut diperlukan penguatan konvergensi program lintas sektoral melalui perencanaan, pemetaan, dan penganggaran bersama.
“Stunting memerlukan penanganan secara cepat, tepat dan menyeluruh, karena dampak yang ditimbulkan akan sangat merugikan,” tuturnya. (HERMAWAN DP/R)
Prevalensi Stunting Kalteng Turun 3,4 Persen, Target 2025 Capai 20,6 Persen
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ekspor Kalteng Turun 20,81 Persen, Industri Pengolahan Justru Tumbuh
BKKBN Kalteng Targetkan Penurunan Stunting Jadi 20,6 Persen pada 2025
Persiapan MTQ ke-18 Kabupaten Seruyan Capai 70 Persen
Pembangunan Jembatan Bailey Bentang di Desa Tawan Jaya Capai Progres 80 persen
Risiko Karhutla Kalteng Masih Tinggi Meski Luasan Turun
Impor Kalteng Turun Drastis Selama Januari-Mei 2025
Komentar (0)
Memuat komentar…







