BORNEONEWS, Palangka Raya – Usulan pembangunan kembali jembatan yang putus akibat banjir besar di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau mendapat perhatian serius dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.
Jembatan yang menghubungkan Desa Toka dengan Sepondam rusak parah setelah Sungai Bulik meluap akibat curah hujan yang tinggi pada awal 2025.
Sebagai respons, BPBD Kalteng langsung mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan pada tanggal 28 April hingga 1 Mei 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Prov. Kalteng, Ahmad Toyib, mengatakan tim telah turun untuk memverifikasi proposal pembangunan jembatan yang diusulkan sepanjang 100 meter.
BPBD Provinsi Kalteng memastikan kelengkapan administrasi yang diperlukan agar rekomendasi Gubernur dapat diterbitkan, sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Camat Bulik Timur, Aleksander, menegaskan pentingnya pembangunan jembatan tersebut bagi kelancaran aktivitas masyarakat yang terhambat akibat putusnya akses utama ini. (HERMAWAN DP/H)
Pembangunan Jembatan Toka Pasca Banjir Jadi Perhatian Pemprov Kalteng
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Tegaskan Adaptasi Iklim Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Bupati Seruyan Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Somad
Nadalsyah dan Shalahuddin Saling Tanggapi Soal Kelanjutan Pembangunan Jembatan Lemo
Progres Pembangunan Jembatan di Barito Utara, Ini Penjelasan Kadis PUPR
Pemprov Kalteng Perjelas Peran dalam Evaluasi Pembangunan
HUT ke 68 Diharapkan Sinergi Pemprov dan Pemko Palangka Raya Perkuat Pembangunan Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







