BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa dana pembangunan yang disebutkan dalam program pemerintah bukan dana yang langsung dicairkan, melainkan bentuk program aspirasi masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan dalam dialog terbuka bersama mahasiswa dan masyarakat yang digelar Selasa malam, 10 Juni 2025.
“Banyak yang belum paham visi dan misi kami, termasuk dana 125-150 miliar rupiah untuk Kabupaten/Kota. Dana ini bukan langsung cair, melainkan program hasil aspirasi masyarakat,” ujar Gubernur di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia menjelaskan dana tersebut dialokasikan untuk sektor prioritas seperti jalan, pendidikan, kesehatan, pelatihan kerja, pertanian, dan UMKM.
Menurutnya, dialog seperti ini penting untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat agar tidak terjadi miskonsepsi terkait anggaran daerah.
Gubernur berharap partisipasi masyarakat terus meningkat demi mendukung pembangunan yang berkeadilan dan transparan. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Tegaskan Dana Pembangunan Rp150 Miliar Kabupaten/Kota Bukan Dana Cair Langsung
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov dan Kabupaten/Kota Sepakati Mekanisme Program Huma Betang Sejahtera
14 Kapolres se-Kalteng Resmi Jabat Ketua PBVSI Kabupaten/Kota
Leonard Tegaskan Sinergi TNI-Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan di Kalteng
Pemprov Kalteng Dorong Peran KKB dalam Pembangunan Daerah
Rekening Ditangguhkan, Dana Plasma Rp8 Miliar 665 Anggota Koperasi USB Sembuluh II Tertahan
Perampok Rp1 Miliar Modus Pecah Kaca Mobil di Pangkalan Bun Ternyata Beraksi di Banyak Kota di Kalimantan
Komentar (0)
Memuat komentar…







