BORNEONEWS, Gunung Mas – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyayangkan rendahnya insentif bagi tokoh adat dan pemuka agama di desa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri forum Hasupa Hasundau bersama tokoh masyarakat se-Kabupaten Gunung Mas.
Agustiar menilai peran tokoh adat dan agama sangat penting dalam menjaga kearifan lokal dan ketertiban sosial masyarakat.
Menurutnya, dana tambahan dari pemerintah dapat dimanfaatkan untuk mendukung peran mereka, sekaligus memperkuat ekonomi desa.
“Kita tahu insentif untuk mereka sangat rendah selama ini. Dana kelebihannya nanti bisa untuk membackup BUMDes dan mendukung Kooperasi Merah Putih,” kata Gubernur Agustiar Sabran di Kuala Kurun, Sabtu, 21 Juni 2025.
Agustiar Sabran berharap insentif layak akan meningkatkan peran serta mereka dalam pembangunan desa. (HERMAWAN DP/j)
Gubernur Kalteng Soroti Rendahnya Insentif Tokoh Adat dan Agama
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pergulatan Antara Budaya, Agama, dan Status Sosial dalam Tradisi 'Maantar Jujuran' di Pernikahan Adat Banjar
Tokoh Ormas ini Jadi Tersangka Pemalsuan Surat Tanah, Ini Kata Kuasa Hukum Kelompok Tani Jadi Makmur
Fadli Zon Ingatkan Pentingnya Menjaga Kisah Perjuangan Tokoh Bangsa
DPRD Kalteng Soroti Pentingnya Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Daerah
Kabel PLN Melengkung Rendah di Jalan Ahmad Yani Kapuas, Warga dan Pengendara Khawatir
Bawa Kabur Mobil Pickup di Seruyan, Terduga Pelaku Diamankan di Sampit
Komentar (0)
Memuat komentar…







