BORNEONEWS, Palangka Raya - Bupati Kotawaringin Timur Halikinoor menyebut sektor perkebunan dan pertambangan menjadi kontributor terbesar pendapatan asli daerah (PAD) di wilayahnya.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD bersama Pemprov Kalteng dan Pemkab Seruyan. Ia menegaskan kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi daerah.
"Ini juga peluang sekaligus tantangan semua dipastikan, sesuai dengan kebutuhan," kata Halikinoor di Sampit, seperti dikutip Borneonews, pada Sabtu, 20 September 2025.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan siap mendukung penuh kebijakan tegas yang diambil oleh pemerintah kabupaten.
"Selaku Gubernur Kalimantan Tengah, saya tekankan tidak ada lagi sekat antara provinsi dan kabupaten/kota. Kita satu kesatuan, satu kepentingan, satu tujuan,” tegas Agustiar.
Rakor diikuti perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, perhutanan, dan pertambangan. Dalam rakor tersebut, Pemkab Kotim dan Pemkab Seruyan diminta melaksanakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. (HERMAWAN DP/H)
Sektor Perkebunan dan Tambang Jadi Penopang PAD Kotim
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Job Fair di Kotim Tawarkan Peluang Kerja Besar di Sektor Perkebunan
DPRD Kotim Minta Pemerintah Hentikan Perluasan Lahan Perkebunan Sawit
Mendag Sebut Konsumsi Masih Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
Bapenda Kotim: Realisasi PAD Capai Rp331 Miliar
BPDP Buka Peluang Lembaga Pendidikan Terlibat dalam Pengembangan SDM Perkebunan
Perbup 29 Tahun 2025 untuk Perlindungan Pekerja Perkebunan di Seruyan
Komentar (0)
Memuat komentar…







