BORNEONEWS, Palangka Raya – Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Kota Palangka Raya mencapai 201,1 mikrogram per meter kubik pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB serta terus membaik menjadi 115,3 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WIB.

Angka ini masuk kategori sangat tidak sehat dan dan tidak sehat serta menjadi peringatan bagi masyarakat untuk membatasi paparan polusi udara.

Data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) itu menunjukkan tingginya konsentrasi partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

"Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga disarankan menggunakan masker respirator yang sesuai, seperti KN95 atau N95, untuk membantu mengurangi paparan partikulat halus," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Neng Arini.

Warga juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan. Apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang memburuk, masyarakat sebaiknya segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

"Hujan yang diprakirakan turun di wilayah Palangka Raya tidak serta-merta menjamin kualitas udara kembali aman. Perubahan cuaca dan penurunan konsentrasi polutan perlu dipastikan melalui pemantauan kualitas udara terbaru," jelasnya.

Sementara itu pada halaman peringatan dini BMKG yang diperiksa, tidak tercantum peringatan cuaca aktif khusus untuk wilayah Kalimantan Tengah. Meski demikian, potensi hujan yang dapat disertai petir tetap perlu diantisipasi karena kondisi cuaca bisa berubah.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi kualitas udara dan prakiraan cuaca dari sumber resmi sebelum melakukan kegiatan di luar rumah. Kewaspadaan diperlukan agar risiko kesehatan akibat paparan polusi dapat ditekan selama kualitas udara belum membaik. (TESTI PRISCILLA/R)