BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat pembelajaran lima bahasa asing sebagai bagian dari digitalisasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Dalam Rakor Kepala Daerah Kemendikdasmen, Wagub H. Edy Pratowo menyampaikan bahwa pembelajaran berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dengan penambahan bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Arab, dan Perancis.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menyiapkan SDM unggul agar selaras dengan kekayaan sumber daya alam Kalteng.
“Kami menyadari betul bahwa SDA Kalimantan Tengah itu melimpah ruah, tetapi kalau ini tidak dibekali dengan SDM unggul dan berdaya saing melalui pendidikan yang bermutu, maka semuanya tidak bisa kita lakukan secara maksimal,” paparnya, seperti dikutip Borneonews pada Senin, 17 November 2025.
Wagub juga menekankan bahwa digitalisasi pembelajaran berjalan bersamaan dengan revitalisasi fisik di sekolah SMA, SMK, dan SKh.
Ia berharap langkah tersebut mampu melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional dan global. “Harapannya di masa-masa datang, anak-anak dari Kalimantan Tengah siap untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” tuturnya. (HERMAWAN DP/y)
Lima Bahasa Asing Diperkuat dalam Sistem Belajar di SMA/SMK Kalteng
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menaker: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Kerja Harus Diperkuat
Wamenkes: Karantina Kesehatan Harus Diperkuat Cegah Virus Nipah
Jumlah Pekerja Asing Jepang Capai Rekor Baru, Tembus 2,57 Juta Orang
PBFI Kobar Bidik Lima Emas Porprov XIII Kalteng
Kemendagri Nilai Gema Pancasila Strategis Hadapi Globalisasi dan Budaya Asing
Kejati Kalteng Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 1 Palangka Raya
Komentar (0)
Memuat komentar…







