BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang E-Government Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah Syayuti menyampaikan sejumlah indikator SPBE yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi fokus pembenahan ke depan.
“Untuk indikator SPBE yang masih perlu ditingkatkan, karena akan digunakan kembali pada Tahun 2026 dalam perhitungan Indeks Pemerintahan Digital dapat dioptimalkan melalui penguatan pada indikator audit TIK serta pembaruan peta proses bisnis,” jelas Syayuti seperti dikutip borneonews pada Kamis, 8 Januari 2026.
Syayuti menegaskan pembenahan dilakukan dalam rangka menghadapi penerapan Indeks Pemerintah Digital.
Transformasi ini menandai pergeseran fokus dari digitalisasi proses bisnis menuju ekosistem digital yang lebih holistik.
Tim Koordinasi SPBE Nasional menyampaikan bahwa cakupan pemantauan ke depan akan bertransformasi dari Indeks SPBE menjadi Indeks Pemerintah Digital.
Hasil pemantauan SPBE 2025 menunjukkan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan digital di daerah.
Capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. (HERMAWAN DP/R)
Indikator SPBE Jadi Fokus Pembenahan Jelang Indeks Pemerintah Digital 2026
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fajar/Fikri Fokus Benahi Performa Jelang Kejuaraan Asia 2026
Jelang Idulfitri, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Ingatkan Warga Waspada Penipuan Digital
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Mandiri, Kalimantan Jadi Fokus Pengembangan
Pangdam XXII Tambun Bungai: TNI Siap Dukung Pemerintah Daerah Jaga Kamtibmas Kalteng Jelang Idulfitri 1447 Hijriah
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Sebut Sistem Pengelolaan Sampah Perkotaan Kalteng Perlu Pembenahan Mendasar
Satgas MBG Pulang Pisau Intensifkan Evaluasi dan Pembenahan Program
Komentar (0)
Memuat komentar…







