BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT PLN Rayon Pangkalan Bun berdalih, tingginya tunggakan pembayaran listrik dari pelanggan, mempengaruhi kinerja mereka.
"Ada 32 Rayon se-Kalselteng. Rp1 miliar saja nilai dari tunggakan untuk setiap rayon, maka jika ditotalkan menjadi Rp32 miliar. Pasti berdampak pada pelayanan ke pelanggan," kata Manajer PLN Rayon Pangkalan Bun, Purwanto, Senin (2/1/2016).
Ia mengatakan, rayon PLN yang lebih besar lagi dari Pangkalan Bun, mengalami tunggakan juga lebih besar, sehingga itu juga mempengaruhi kinerja PLN secara umum.
Menyikapi banyaknya tunggakan pembayaran dari pelanggan itu, Purwanto mengatakan pihaknya sudah sering menyampaikan sosialisasi dan imbauan. "Imbauan sudah sering kami sampaikan. Melalui spanduk, surat kabar, radio, dan TV lokal," ungkapnya.
Purwanto menambahkan, pihaknya juga sampai meminta bantuan dari pemerintah daerah untuk menyosialisasikan pentingnya membayar langganan listrik tepat waktu.
"Imbauan dari PJ Bupati pun juga sudah dilakukan. Tapi angka tunggakan tidak berubah, hingga akhir 2016, yakni 5.597 dengan nilai Rp1,09 miliar," ujarnya. (M IWANUDIN/B-10)
Manajer Rayon Pangkalan Bun sebut Tunggakan Pengaruhi Kinerja PLN
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PLN Rayon Pangkalan Bun Keluhkan Kualitas Vendor Penggantian Kabel SUTM
DLH Kobar dan PLN Rayon Pangkalan Bun Cari Solusi Bersama
Ini Komentar Pertama Manajer Baru PLN Rayon Pangkalan Bun
PLN Pangkalan Bun Mengaku tak Berdaya atas Wanprestasi PT EEI
Dengan Manajer Baru, PLN Rayon Sukamara Diharap Tingkatkan Pelayanan Konsumen
Ini Harapan Pejabat Lama kepada Manajer PLN Rayon Sukamara yang Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…

