BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menempatkan tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri sebagai prioritas utama dalam penilaian Kota Sehat tahun ini.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa tatanan pertama dari sembilan indikator tersebut menjadi pondasi krusial karena bersentuhan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan pola hidup sehari-hari warga.
Dalam penerapannya, pemerintah kota kini gencar mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga ke tingkat RT dan RW.
"Langkah ini diambil untuk membangun kesadaran kolektif agar masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada penanganan medis, melainkan mampu melakukan pencegahan penyakit secara mandiri sejak dari lingkungan keluarga," katanya, Rabu, 17 Juni 2026.
Selain perubahan perilaku, pemenuhan jaminan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat juga menjadi fokus yang tidak terpisahkan. Pemko Palangka Raya terus memastikan kepesertaan jaminan kesehatan nasional, khususnya bagi warga kurang mampu, berjalan optimal agar akses terhadap layanan fasilitas kesehatan dapat dijangkau oleh semua kalangan tanpa terkendala biaya.
Di sisi lain, salah satu indikator paling krusial dalam tatanan ini adalah program penurunan angka stunting secara berkelanjutan. Zaini menyampaikan intervensi spesifik dan sensitif terus dilakukan lintas instansi untuk memantau tumbuh kembang anak serta memberikan pendampingan intensif bagi ibu hamil dan menyusui di wilayah-wilayah yang menjadi lokus stunting.
"Upaya pencegahan stunting tersebut juga diimbangi dengan edukasi masif mengenai pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga," ujarnya.
Melalui peran aktif kader Posyandu dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), pemerintah daerah mendorong pemanfaatan pangan lokal yang kaya nutrisi guna memastikan anak-anak di Kota Cantik mendapatkan asupan gizi yang memadai sejak seribu hari pertama kehidupan.
Melalui penguatan tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri ini, Pemko Palangka Raya optimistis target penilaian Kota Sehat dapat tercapai dengan hasil memuaskan. (HENDRI/H)
Pemko Palangka Raya Fokuskan Kemandirian dan Penurunan Stunting demi Menuju Kota Sehat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Palangka Raya Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Almarhum Akhmad Rijani
Pemko Ungkap Backlog Rumah Palangka Raya Capai 36.265 Unit, 4.641 KK MBR Belum Punya Hunian Layak
Wakil Wali Kota Palangka Raya Dukung Penuh Kwarcab 1511 Palangka Raya Menuju Jamnas XII Tahun 2026
Inspektorat Kota Palangka Raya Gelar Sosialisasi UPG dan WBS demi Cegah Praktik Gratifikasi
Nenie Minta Pemko Selamatkan Stigma Kota Tercemar yang Menghantui Palangka Raya
Pemko Targetkan 10.636 Rumah Layak untuk MBR dalam 5 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







