BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya agar tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Komitmen itu ditunjukkan melalui video call Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, dengan Nor Anisa melalui Kepala SMAN 1 Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam percakapan tersebut, Reza menanyakan alasan Nor Anisa batal melanjutkan pendidikan ke SMK. Nor mengaku tidak memiliki teman yang dapat memberinya tumpangan menuju SMK, sedangkan menuju SMA ada teman yang bersedia membantunya.
"Nor harus sekolah. Jangan sampai kondisi keuangan atau ekonomi keluarga membuat Nur tidak sekolah," tegas Reza dalam keterangan resminya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Dia menekankan pesan Gubernur, pendidikan sebagai jalan satu-satunya untuk keluar dari kebodohan, keluar dari kemiskinan, dan keluar dari keterisolasian.
Reza menyampaikan apresiasi atas keberanian Nor Anisa menyampaikan kondisi yang dihadapinya. Menurutnya, keterbukaan seperti itu membuat pemerintah dapat hadir memberikan solusi sehingga anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan.
Ia berharap semakin banyak anak yang berani menyampaikan kendala yang dihadapi agar tidak ada lagi generasi muda Kalimantan Tengah kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi.
"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat," tegasnya. (HERMAWAN DP/J)
Kadisdik Kalteng Pastikan Nor Anisa Tetap Sekolah, Tegaskan Tak Ada Anak Putus Pendidikan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sekolah Rakyat Gumas Beri Akses Pendidikan Gratis bagi 351 Siswa
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Mendikdasmen Pastikan Penambahan IFP untuk Sekolah
Bupati Kotim Pastikan Berobat dan Sekolah Gratis bagi Warga Tak Mampu
Sekolah Rakyat di Katingan Sasar Anak Keluarga Rentan, Siswa Dapat Makan hingga Laptop
Anak Korban Perundungan di Sampit Trauma hingga Tak Mau Sekolah
Komentar (0)
Memuat komentar…







