BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo meminta sekolah memanfaatkan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk melakukan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lingkungan satuan pendidikan.
Salah satu langkah yang diminta Reza adalah membersihkan semak belukar dan material mudah terbakar yang berada di sekitar sekolah.
“Saat PJJ seperti ini, tolong semak belukar di sekitar sekolah dibersihkan,” tegas Reza dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 22 September 2026.
Reza mengingatkan kondisi lingkungan sekolah yang terdapat semak belukar, pepohonan yang kekeringan, dan tanah kering memiliki kerawanan terhadap kebakaran.
“Kalau sekolah ada semak belukar, pepohonan yang kekeringan, tanahnya kering, itu rawan sekali terbakar atau api merembet ke daerah itu sehingga menjalar ke sekolah,” jelasnya.
Menurut Reza, PJJ bukan berarti aktivitas sekolah berhenti, tetapi dapat dimanfaatkan untuk memastikan lingkungan sekolah aman dari ancaman karhutla.
Reza menekankan keselamatan warga sekolah dan keberlangsungan proses belajar harus berjalan beriringan sehingga sekolah tetap perlu menyiapkan strategi agar murid memperoleh pembelajaran sesuai kondisi wilayah masing-masing. (HERMAWAN DP/y)
Kadisdik Kalteng Ingatkan Sekolah Berkontribusi Cegah Karhutla
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MUI Kalteng Ingatkan Huma Betang saat Karhutla, Desak Korporasi Pembakar Lahan Ditindak Tegas
Kalteng Jadi Prioritas BPGMN Kelola Gambut untuk Cegah Karhutla
Bupati Dorong 84 Wisudawan Polimat Berkontribusi bagi Pembangunan Barito Utara
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Komentar (0)
Memuat komentar…







