BORNEONEWS, Palangka Raya – Wilayah Kota Palangka Raya dalam tiga hari terakhir di guyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga membuat cuaca Palangka Raya yang sebelumnya berkabut menjadi cukup cerah.

Meski begitu kondisi ini belum berdampak terhadap aktivitas penerbangan, karena hari ini Rabu 28 Oktober 2026 semua jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Tjilik Riwut masih off.

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan menyampaikan bahwa hari Rabu, 28 Oktober 2026 tidak ada jadwal kedatangan maupun keberangkatan yang beroperasi pada Bandara Tjilik Riwut.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak bandara, Garuda Indonesia dijadwalkan akan kembali melayani penerbangan mulai Kamis 29 Oktober 2026 untuk rute Jakarta Palangka Raya.

"Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca serta peningkatan jarak pandang yang memadai untuk keamanan penerbangan, ungkapnya.

Sementara itu maskapai Citilink masih menetapkan status tidak beroperasi atau No Ops hingga akhir Oktober 2026.

Artinya seluruh penerbangan yang dilayani maskapai tersebut dari dan menuju Palangka Raya sementara waktu belum dapat dilayani sampai kondisi dinilai aman dan memenuhi standar operasional penerbangan.

Kondisi serupa juga berlaku untuk Lion Group yang meliputi Lion Air, Batik Air, dan Super Air Jet.

Seluruh penerbangan maskapai-maskapai tersebut masih dalam status tidak beroperasi dan diperkirakan akan tetap berlaku hingga akhir bulan ini.

Made Darmawan menjelaskan bahwa pembatalan maupun penundaan penerbangan merupakan keputusan yang diambil masing-masing maskapai berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan.

Pihak bandara senantiasa berkoordinasi dengan para pengelola maskapai untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu akurat dan terkini.

"Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan para calon penumpang. Namun, keselamatan dan keamanan penerbangan adalah hal utama yang tidak dapat dikompromikan," ujarnya.

Ia meminta agar masyarakat memaklumi situasi yang terjadi saat ini. Para calon penumpang diimbau untuk senantiasa memantau informasi resmi melalui saluran komunikasi ke maskapai maupun media sosial resmi Bandara Tjilik Riwut.

Penumpang yang tiketnya terdampak dapat menghubungi maskapai terkait untuk penjadwalan ulang maupun pengembalian dana sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak bandara akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara setiap saat.

"Informasi pembaruan mengenai dimulainya kembali penerbangan akan segera disampaikan kepada masyarakat begitu kondisi dinilai membaik dan aman untuk penerbangan," pungkasnya. (PATHUR/R)