BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua pemuda asal Kalimantan Tengah (Kalteng) terpilih mewakili Indonesia dalam Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng, Agus Siswadi mengatakan kedua pemuda tersebut akan mengikuti program pertukaran di Australia dan Jepang.
Keikutsertaan mereka diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
Kedua pemuda tersebut adalah Josan Wesart Asih dari Kabupaten Lamandau yang mengikuti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) dan Avillia Yufensi Ngagalan dari Palangka Raya yang mengikuti Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP).
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp10 juta kepada kedua peserta.
Agus menjelaskan program pertukaran pemuda ini berlangsung selama kurang lebih dua bulan.
Melalui AIYEP, Josan akan mengikuti kegiatan yang berfokus pada penguatan hubungan antarpemuda Indonesia dan Australia, pengembangan kapasitas profesional, serta pertukaran budaya. Salah satu agenda program tersebut adalah magang (internship), yang bertujuan memberikan pengalaman kerja sekaligus memperluas wawasan profesional peserta.
Sementara itu Avillia akan mengikuti SSEAYP, program pertukaran pemuda yang melibatkan peserta dari Jepang dan negara-negara anggota ASEAN melalui berbagai kegiatan di atas kapal selama pelayaran.
Program SSEAYP bertujuan mempererat persahabatan dan meningkatkan saling pengertian antarpemuda, memperluas perspektif mengenai berbagai isu global, serta mengembangkan kemampuan kolaborasi dan kerja sama internasional sebagai bekal bagi calon pemimpin masa depan.
Keikutsertaan Josan dan Avillia dalam program internasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, serta memperkaya pemahaman mereka mengenai budaya dan kehidupan masyarakat di negara lain. Pengalaman yang diperoleh juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pemuda di Kalimantan Tengah.
SUMBER: ANTARA









