BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rusliansyah mengaku kesulitan menangani persoalan illegal fishing, setelah sejumlah kewenangan pihaknya diambil alih ke tingkat provinsi.
Menurut Rusliansyah, Dinas Perikanan, yang sebelumnya bernama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tidak lagi memiliki wewenang untuk menindak aktivitas illegal fishing, seperti penangkapan ikan menggunakan setrum atau racun. Padahal, keluhan masyarakat terkait aktivitas ilegal itu tak berakhir.
"Kami harap masyarakat bisa mengerti bahwa wewenang untuk melakukan pengawasan sudah dipegang sepenuhnya oleh provinsi. Ketentuan itu datangnya dari pusat dan berlaku seluruh Indonesia," terang Rusliansyah, Jumat (3/2/2017).
Ia menjelaskan, Dinas Perikanan Kobar tidak mungkin melangkahi kewenangan provinsi itu. "Kalau tahun lalu masih ada anggaran untuk kegiatan ini (pengawasan). Untuk tahun ini tidak mungkin karena bidangnya pun sudah tidak ada. Adanya cuma di provinsi," ujarnya. (M IWANUDDIN/B-10)
Kewenangan Mengatasi Illegal Fishing tak Lagi di Kabupaten
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distanik Murung Raya Punya Program Cegah Illegal Fishing
Dinas Perikanan Kobar akan Berkoordinasi dengan Pemprov
Dinas Perikanan Kobar Restoking Ratusan Ribu Bibit Ikan
Anggota DPRD Provinsi Dukung Izin Pertambangan Jadi Kewenangan Kabupaten
Pemprov Berikan Kewenangan Galian C Kepada Kabupaten/Kota
Jangan Panik saat Tabung Gas Bocor, Ini Cara Mengatasinya
Komentar (0)
Memuat komentar…

