BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemilik Citra Borneo Indah (CBI) group, dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) H Abdul Rasyid AS mengatakan, ada banyak keuntungan konservasi. Salah satunya yakni sumber pendapatan yang berkelanjutan. Pengusaha asal Kalimantan Tengah itu, melepasliarkan orangutan di Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (28/5/2017).
"Konservasi Pulau Salat, dampaknya sangat luar biasa untuk masyarakat. Salah satunya menjadi tujuan ekowisata," katanya seusai melepas liar satu orangutan di Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (28/5/2017).
Menurut dia, keberadaan ekowisata bisa menciptakan sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dari penyediaan alat transportasi menuju lokasi berbasis budaya lokal.
"Kita bisa melihat Taman Nasional Tanjung Puting, bagaimana ekonomi masyarakat di sana sekarang. Hutannya terjaga, satwanya terjaga, dan masyarakat memiliki penghasilan," tutur Abdul Rasyid.
Salah satu anak perusahaan CBI yakni PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) bekerjasama dengan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) mengembangkan lahan konservasi yakni di Pulau Salat. Kawasan yang dibeli dengan dana perusahaan itu dijadikan lokasi prapelepasliaran orangutan. (RONI SAHALA/B-3)
Ini Keuntungan Konservasi Menurut Pendiri PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Haji Abdul Rasyid Ajak Pengusaha Turut Jaga Kekayaan Alam Indonesia
Akhirnya Warga Kumpai Miliki Kebun Sawit
PT SSMS Tbk Tanam Perdana Sawit Plasma di Desa Kumpai Batu Atas
Ini Kesibukan di Kawasan Industri CBI Group
Kunjungi Pulau Salat, Haji Abdul Rasyid Disambut Bupati Pulang Pisau
Haji Abdul Rasyid: Lestarikan Lingkungan Semua Pemangku Kepentingan Harus Kerja Sama
Komentar (0)
Memuat komentar…

