BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan lantai pasar ikan di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat keluhan bagi sejumlah pedagang di pasar tersebut. Karena kondisi ini memengaruhi minat para pembeli.
"Kami harus meninggikan dan mengeramik sendiri lantai lapak kami, kalau tidak kebanjiran," kata Sukarsih salah satu pedagang ikan, Senin (29/5/2017).
Sukarsih dan sejumlah pedagang ikan meminta dinas terkait segera memperbaiki lantai yang sekitar 8 bulan lalu itu selesai dikerjakan. "Padahal lantai dulu sebelum diperbaiki tidak sampai membuat banjir seperti ini, saat direhab tambah parah," kata Sukarsih.
Menurut Sukarsih, kondisi lantai tersebut menyebabkan malasnya pembeli datang ke pasar ikan. Sehingga berpengaruh juga dengan penjualan mereka. "Diperbaiki malah tambah rusak," ujar pedagang ayam tersebut.
Hanya di kawasan pedagang ikan kering saja yang tidak kebanjiran, karena dari awal mereka menolak lantai bangunan mereka direhab, sementara pedangan lainnya almi kebanjiran, bahkan untuk mengaliri air mereka harus membuat aliran sendiri dengan melobangi dasar lantai tersebut.
"Sudah lama ini terjadi, mending dulu tidak usah direhab, kalau rusaknya cepat sekali seperti ini, tidak tahu juga sampai lantainya cepat sekali terhentak," pungkas salah seorang pedagang lainnya. (NACO/B-5)
Kerusakan Lantai Pasar Ikan PPM Pengaruhi Minat Pembeli
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Blok Kios dan Lapak di Pasar Baru Kuala Kurun masih Banyak yang Kosong
Pemkab Barito Utara Didorong Menata Pasar
Ketua DPRD Palangka Raya Sesali Minimnya Pedagang di Pasar Datah Manuah
Disperindag Janji akan Tata Ulang Pasar Datah Manuah
DPRD Barito Timur Tinjau Pasar Temenggung Djaya Karti dan Beringin
Raperda Pengelolaan Pasar Tinggal Tunggu Pengesahan
Komentar (0)
Memuat komentar…

