BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Para pelaku usaha rumahan seperti pelaku usaha kecil menengah (UMK) khawatir tidak bisa memperoleh atau membeli gas tabung elpiji ukuran 3 Kg yang biasa mereka peroleh di pasaran Kuala Pembuang.
Menurut Wati, penjual makanan untuk berbuka puasa di Kuala Pembuang, dirinya pernah kesulitan membeli gas elpiji 3 Kg. Sejumlah pedagang elpiji yang ia datangi kehabisan pasokan elpiji.
"Beberapa hari lalu, elpiji kosong dimana-mana. Tapi itu tidak berlangsung lama. Padahal harga belinya masih standar dan terjangkau untuk usaha rumahan dadakan selama bulan Ramadan ini," kata Wati di Kuala Pembuang, Selasa (6/6/2017).
Wati berharap, kekosongan stok elpiji terutama pada tingkat pangkalan tidak terjadi lagi hingga Lebaran Idul Fitri nanti.
Sementara itu, Supini, seorang pangkalan elpiji di Kuala Pembuang, mengaku, permintaan elpiji terutama untuk ukuran 3 Kg selama Ramadan makin meningkat.
"Kalau distribusi agen ke kita sebenarnya lancar, tapi karena banyaknya permintaan, mungkin itulah yang sempat membuat stok yang mau dijual kosong. Saat hari biasa, hanya sekitar 50 tabung yang terjual. Namun, selama Ramadan ini permintaan beli naik jadi hingga 100 tabung per harinya," kata Supini. (PARNEN/B-2)
Pelaku Usaha Rumahan di Kuala Pembuang Resah Tidak Kebagian Elpiji 3 Kg
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ESDM Kalteng Dua Kali Seminggu Awasi Harga Gas Elpiji
ESDM akan Evaluasi Pengawasan dan Ancam Cabut Izin Pangkalan Elpiji Nakal
Polisi Segel Puluhan Elpiji 3 Kilogram di Pangkalan Ini
Elpiji Dijual di Atas HET, Dinas ESDM Kalteng Kok Diam?
Pasokan Tabung Gas Elpiji di Palangka Raya Ditambah, Awasi Distribusinya!
Harga Elpiji Lebihi HET, Diduga Ada Permainan Pangkalan dan Pengecer
Komentar (0)
Memuat komentar…

