BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jumlah pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kapuas membludak. Kondisi ini membuat Ketua Fraksi PDI DPRD Kapuas Murniwaty cemas.
"Seharusnya, Komisi IV lihat kondisi seperti ini, pelayanan pasien di IGD, jangan hanya melakukan monitoring ke perusahaan-perusahaan saja" kata Murniwaty di ruang IGD RSUD Kapuas, Rabu (14/6/2017).
Ia melanjutkan pelayanan petugas dan sarana IGD ini harus menjadi perhatian Pemkab Kapuas. Petugas harus dipastikan selalu aktif melakukan pelayanan. "Bagaimanapun juga pasien adalah manusia, jadi tindakan medis harus cepat dan tanggap dengan SDM tersedia" ucap Murniwaty.
Sementara itu, Plt. Dirktur RSUD Kapuas, dr Agus Waluyo menjelaskan, bahwa pihaknya akan senantiasa melakukan pelayanan semaksimal mungkin. "Siapa saja yang sudah masuk ke IGD maka akan dilayani sesuai standar medis," tegas Agus.
Ia mengakui memang pada saat-saat tertentu jumlah pasien IGD membludak. Pasalnya, sarana prasarana terbatas dan pihaknya menerima pasien rujukan dari kabupaten tetangga.
"Untuk petugasnya, sudah diatur sedemikian rupa, namun dengan ketrebatasan sarana terkadang memang menjadi kendala," pungkas Agus. (HAMDI/B-8)
Ketua Fraksi PDIP Cemas, Pasien IGD membludak
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jembatan Lintasan Kursi Roda Paviliun RSUD Kapuas Membahayakan Pasien
RSUD Murjani Pernah Rawat Pasien yang Dipasung Selama 20 Tahun oleh Keluarganya
Sejak Diresmikan, Sudah 11 Pasien Kejiwaan Ditangani RSUD Murjani Sampit
Ini yang Dialami Pasien Kejiwaan di RSUD Murjani Sampit
RSUD Puruk Cahu Diusulkan Tangani Pasien Sakit Jiwa
Fraksi PDIP ‘Awali’ Tanda Setuju di Raperda Hak Keuangan DPRD Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…

