BORNEONEWS, Puruk Cahu - Saat ini Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berupaya agar dapat memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bidang perizinan. Namun sampai saat ini peningkatan PAD masih mengalami kendala karena terbatasnya tim teknis yang membidangi perizinan.
Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mura Rahmat K Tambunan mengakui, potensi yang berhubungan dengan PAD bidang perizinan sampai saat ini belum ditangani dengan baik.
Menurut Rahmat, sebelumnya banyak masalah perizinan yang belum ditangani. Namun setelah dibentuknya DPMPTSP, maka akan dilakukan secara bertahap.
Rahmat juga menyebut, kekurangnya tenaga teknis bukan menjadi halangan untuk pengotimalan seluruh potensi PAD. "Kalau berbicara potensi SDA, Kabupaten Mura sangat kaya SDA, baik itu emas, batu bara, mineral, kayu," tuturnya lagi.
Mengenai peralihan kewenangan pertambangan dan kehutanan dari Kabupaten ke Provinsi sesuai dengan UU No 23/2014, pihaknya sangat mendukung kebijakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Pihaknya akan berusaha bagaimana Kabupaten Mura menjadi daerah yang mudah bagi investor untuk bisnis batu bara dan kehutanan. (SUPRIADI/B-2)
Murung Raya Kekurangan Tenaga Teknis Perizinan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
9.236 Tenaga Kerja di Kotim Belum Terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS
Perusahaan jangan Sewenang-wenang dengan Tenaga Kerja
Rekrutmen Tenaga Kerja Bandara H Asan Sampit Dinilai Tak Sejalan dengan Perda
Disnakertrans Harus Miliki Database Tenaga Kerja di Kotim
Perkembangan Bisnis Butuhkan Tenaga Kerja Siap Pakai
Barito Selatan Kekurangan Tenaga Kesehatan
Komentar (0)
Memuat komentar…

