BORNEONEWS, Palangka Raya - Penyegaran Instruktur Nasional (IN) Program Keprofesian Berkelanjutan Jenjang SMA/ SMK Mata Pelajaran Bahasa Indonesia berakhir. Kegiatan yang berlangsung 12 hingga 17 Juni di LPMP Yogyakarta itu pun resmi ditutup. Dari 129 peserta yang diundang dari beberapa provinsi, di antaranya Jawa Tengah, DIY, NTB, Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim dan Kaltara ternyata sampai acara berakhir hanya 116.
Salah seorang peserta asala Kalimantan Tengah, Lukman Juhara menuturkan, hal ini dimaklumi oleh pihak Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa.
"Kasi Program, Endang S mewakili kepala PPPPTK Bahasa, Luizah F Saidi saat penutupan mengatakan, kegiatan yang kami ikuti ini agak berat karena dilaksanakan dalam bulan puasa. Pihak PPPPTK bahkan telah menerima keluhan dan harapan agar kegiatan ini dilaksanakan di luar bulan puasa. Namun, karena kegiatan ini harus segera dilaksanakan," ungkap Lukman Juhara mengulang informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut kepada Borneonews, Sabtu (17/6/2017).
Meski dilaksanakan di bulan Puasa, Lukman yang merupakan Guru Bahasa Indonesia di SMAN 5 Palangka Raya ini mengaku berterima kasih atas kegiatan yang telah terselenggara. Kegiatan tersebut menurutnya memang padat karena dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjutkan setelah salat tarawih pukul 20.00 WIB hingga selesai, bahkan kadang-kadang hingga pukul 24.00 WIB.
"Kami harus tetap segar bersemangat dan terus belajar agar benar-benar dapat melaksanakan program PKB yang berbasis komunitas MGMP yang difasilitasi Dinas Pendidikan di Provinsi masing-masing ini," tambah Lukman. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Guru Bahasa Indonesia dari Kalteng Terima Penyegaran di LPMP Yogyakarta
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mofit Akui Sebaran Guru di Palangka Raya Belum Merata
SMAN 5 Palangka Raya Gelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran
Anggota DPRD Barito Timur Dorong APBD Naikkan Gaji Guru
Ketua DPRD Barito Selatan Minta Disdik Awasi Kinerja Guru
Inilah Sebab Guru Tidak Betah Mengajar di SDN 1 Rangda
Rumah Dinas Guru SDN Sungai Gula Belum Tersentuh Perbaikan sejak 1976
Komentar (0)
Memuat komentar…

