BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, H Abdul Sahid sangat menyesalkan pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) di wilayah Bupati Supian Hadi itu yang tidak merata. Ia menemukan banyak warga perdesaan yang tak memiliki kartu tersebut.
"Sangat banyak warga Kotim di perdesaan yang seharusnya layak mendapatkan KIS ternyata tidak memiliki kartu tersebut," kata Sahid, di Sampit, Kamis (20/7/2017).
Menurut politisi PKS ini tentu akan menjadi masalah besar ketika masyarakat sakit dan perlu pelayaan kesehatan yang cepat dan tepat. Apalagi biaya berobat dengan anggaran besar sementara masyarakat tidak mampu, jika tak memiliki itu bisa dibayangkan bagaimana jadinya.
"Apalagi terkadang perlu pelayanan medis rujukan ke luar Kotim. Saya menghimbau pihak berkompeten untuk lebih bekerja keras yaitu Kantor BPJS Sampit untuk kembali mendata masyarakat dengan melibatkan Puskesmas dan aparatur desa hingga tingkat RT," tukas Sahid.
Itu harus dilakukan tanpa membatasi jumlah karena menurutnya selama ini kesannya hanya sebagian masyarakat miskin yang terdaftar di KIS.
Abdul Sahid mengharapkan distribusi KIS bisa merata hingga seluruh warga bisa mendapatkan akses di bidang kesehatan secara adil dan merata sehingga tidak terjadi lagi masalah yang selama ini terjadi ketika masyarakat miskin sakit mereka dengan mudah mendapatkan pelayanan medis. (NACO/N).
Anggota DPRD Sesalkan Pendistribusian KIS di Kotim Tak Merata
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Anggota DPRD Kotim Serahkan Elang Brontok Ke BKSDA
Tunjangan Naik, Disiplin Anggota DPRD Kotim Masih Menurun
Sesalkan Peran PBS di Kotim Masih Minim
PWI Kotim Sesalkan Sikap Kepala BPN yang Usir Wartawan
Anggota DPRD Gunung Mas Banyak Dapat Laporan dari Masyarakat
Anggota DPRD Palangka Raya Ini Terima Penghargaan dari PMI
Komentar (0)
Memuat komentar…

