BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kenaikan harga telur dan daging ayam ras membuat beberapa pedagang di pasar tradisional mengeluh. Pasalnya sudah hampir 1 bulan harga telur dan daging ayam ras terus naik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kapuas H Suparman mengatakan, jika kenaikan harga telur ayam ras dan daging ayam ras terus mengalami kenaikan selama 3 bulan, pihaknya akan melakukan tindakan. "Jadi untuk harga jika di bulan pertama naik, kemudian bulan kedua naik hingga bulan ketiga harganya tetap-tetap saja dan tidak ada penurunan, kami akan sidak ke lapangan," ungkapnya, Selasa (1/8/2017).
Ia mengklaim, pihaknya selalu mengontrol harga ke pasar tradisional. "Dalam seminggu kami selalu mengecek harga ke pasar, dan itu kita masukkan dalam laporan," katanya.
Perlu diketahui, kenaikan harga telur ayam ras rata-rata Rp200 per butir dan untuk kenaikan harga ayam ras Rp2.000 per kilogram. (HAMDI/B-2)
Tunggu Tiga Bulan, jika Harga Telur dan Daging Ayam tetap Naik, Disperindagkop baru Sidak Pasar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Harga Daging Ayam di Kasongan Masih Mahal
Harga Daging Ayam Ras di Gunung Mas Turun Drastis
Harga Daging Sapi di Kapuas Naik Menjadi Rp140 ribu per Kilogram
Harga Ayam Ras di Gunung Mas Kembali Naik
Tim Pengendali Inflasi Pantau Harga Bahan Pokok Seminggu Dua Kali
Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Daging Sapi di Katingan Masih Mahal
Komentar (0)
Memuat komentar…

